InJourney Airports Layani 10,2 Juta Penumpang Saat Nataru 2025/2026
Selasa, 6 Januari 2026 | 05:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat jumlah penumpang pesawat di 37 bandara yang dikelola selama periode angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mencapai 10,20 juta orang.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R Pahlevi menyampaikan bahwa capaian tersebut relatif sejalan dengan periode Nataru sebelumnya.
“Sepanjang angkutan Nataru pada periode 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, InJourney Airports secara kumulatif di 37 bandara melayani sekitar 10,20 juta penumpang, atau relatif sama dengan periode 2024/2025 yang juga sekitar 10,24 juta penumpang,” kata Pahlevi dalam keterangan di Jakarta, Senin (5/1/2026).
Ia menjelaskan, pergerakan penumpang tertinggi pada arus keberangkatan menjelang Natal terjadi pada 24 Desember 2025 dengan sekitar 543.000 penumpang, disusul periode sebelum Tahun Baru pada 28 Desember 2025 sebanyak 531.000 penumpang.
Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada 4 Januari 2026 dengan jumlah penumpang hampir 560.000 orang.
Dari sisi operasional penerbangan, pergerakan pesawat selama Nataru 2025/2026 mencapai sekitar 76.000 penerbangan, termasuk sekitar 2.000 penerbangan tambahan (extra flight).
Lima bandara tersibuk selama periode tersebut adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dengan 3,5 juta penumpang dan 23.000 penerbangan, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan 1,4 juta penumpang dan 9.000 penerbangan, serta Bandara Juanda Surabaya yang melayani 863.000 penumpang dan 6.000 penerbangan.
Selanjutnya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar mencatat 603.000 penumpang dengan 4.000 penerbangan, dan Bandara Kualanamu Deli Serdang sebanyak 486.000 penumpang dengan 4.000 penerbangan.
Pahlevi menambahkan, InJourney Airports juga berhasil mengoptimalkan operasional bandara selama periode sibuk akhir tahun.
Utilisasi slot time atau ketersediaan waktu keberangkatan dan kedatangan penerbangan secara kumulatif hampir menyentuh 90 persen, lebih tinggi dibandingkan Nataru 2024/2025 yang tercatat 84 persen.
“Optimalisasi bandara ini berkat kolaborasi dan dukungan dari seluruh pihak,” ujarnya.
Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir menambahkan, selama periode Nataru 2025/2026 pihaknya juga menjalankan berbagai inisiatif peningkatan customer experience di terminal bandara.
“Inovasi On Ground Activation yang diluncurkan pada Nataru 2025/2026 adalah Customer Service Mobile dan Posko Terpadu Melayani Sepenuh Hati. Dua inovasi ini mampu menjaga standar pelayanan di bandara saat periode sibuk,” jelas Syahir.
Ia menjelaskan, petugas Customer Service Mobile bergerak secara aktif di terminal untuk memberikan asistensi langsung kepada penumpang di berbagai titik layanan, seperti area check-in, boarding lounge, hingga arrival hall.
Sementara Posko Terpadu Melayani Sepenuh Hati ditempatkan di area terminal agar lebih mudah diakses oleh penumpang yang membutuhkan bantuan.
Syahir menegaskan, inovasi layanan dan peningkatan pengalaman pelanggan akan terus dikembangkan secara berkelanjutan di seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports.
Seiring berakhirnya periode libur, InJourney Airports secara resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di 37 bandara. Penutupan posko tersebut menandai berakhirnya proses pemantauan dan pengelolaan angkutan udara selama 20 hari, yakni dari 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




