Masalah Coretax Harus Diselesaikan demi Optimalisasi Penerimaan Pajak
Rabu, 7 Januari 2026 | 23:00 WIB
“Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki diri, mendengar, dan melayani dengan lebih baik. Karena pada akhirnya, pajak yang kuat hanya bisa terwujud jika kepercayaan publik juga kuat,” kata Rosmauli.
Di tengah berbagai kendala awal tersebut, kalangan ekonom menilai Coretax tetap memiliki prospek positif dalam jangka menengah dan panjang.
Peneliti ekonomi Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Randy Manilet menilai sistem informasi perpajakan ini berpotensi meningkatkan kepatuhan wajib pajak apabila telah berjalan optimal.
“Secara konsep Coretax punya potensi besar untuk meningkatkan kepatuhan. Dengan integrasi data yang lebih baik, pelaporan SPT ke depan bisa menjadi lebih sederhana, lebih otomatis, dan minim kesalahan,” ujar Yusuf saat dihubungi Beritasatu.com.
Ia menilai kendala akses yang sempat muncul pada fase awal penerapan merupakan hal yang wajar, mengingat adanya lonjakan jumlah pengguna.
Seiring waktu, Yusuf menilai stabilitas sistem Coretax sudah menunjukkan perbaikan yang signifikan. Menurutnya, Coretax sebaiknya dipandang sebagai fondasi reformasi perpajakan untuk jangka menengah hingga panjang.
“Meskipun dampaknya mungkin belum sepenuhnya terasa pada tahun pertama implementasi,” imbuh Yusuf.
Dalam jangka menengah, sistem ini diyakini mampu mendorong kepatuhan wajib pajak dan berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan negara. Yusuf menambahkan, tantangan utama Coretax saat ini bukan lagi semata-mata persoalan teknis, melainkan adaptasi pengguna.
Perbedaan antarmuka dan alur pelaporan dibandingkan sistem sebelumnya membuat sebagian wajib pajak memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri, terutama mereka yang memiliki keterbatasan literasi digital.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




