ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IMF Nilai Ekonomi RI Tangguh, BI: Inflasi dan Stabilitas Terjaga

Kamis, 22 Januari 2026 | 11:51 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi Bank Indonesia.
Ilustrasi Bank Indonesia. (Antara/Dokumentasi BI)

Jakarta, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) menyambut positif hasil asesmen Dana Moneter Internasional (IMF) yang menilai perekonomian Indonesia terus menunjukkan kinerja yang solid meski dihadapkan pada tekanan eksternal global.

IMF mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang inflasi yang tetap terjaga dalam kisaran sasaran, serta sektor keuangan yang dinilai tangguh. Kondisi tersebut ditopang oleh kerangka kebijakan yang kuat, stabilitas makroekonomi yang terpelihara, serta komitmen terhadap pertumbuhan inklusif dan pembangunan berkelanjutan.

“Bank Indonesia menyambut baik hasil asesmen IMF atas perekonomian Indonesia tersebut sebagaimana tercantum dalam laporan Article IV Consultation 2025 yang dirilis 21 Januari 2026 di situs IMF,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

ADVERTISEMENT

Dalam laporan tersebut, dewan direktur IMF menyoroti keberhasilan Indonesia menjaga inflasi tetap berada dalam rentang target. IMF juga menilai pelonggaran kebijakan moneter hingga 2025 masih diperlukan guna mendukung momentum pertumbuhan ekonomi.

IMF turut mengapresiasi kemajuan Indonesia dalam pendalaman pasar keuangan serta penguatan efektivitas transmisi kebijakan moneter. Ketahanan sektor keuangan nasional dinilai tetap terjaga, didukung oleh penguatan kerangka regulasi dan pengawasan, serta pengembangan sektor keuangan yang berkelanjutan.

Dari sisi fiskal, IMF menilai komitmen pemerintah dalam menerapkan kebijakan fiskal yang berhati-hati sudah berada di jalur yang tepat. Hal ini diperkuat dengan penerapan aturan fiskal yang kredibel serta agenda reformasi struktural menuju visi Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi pada 2045.

IMF juga memproyeksikan perekonomian Indonesia tetap tumbuh solid sebesar 5,0% pada 2025 dan meningkat menjadi 5,1% pada 2026. Meski demikian, lembaga tersebut mengingatkan adanya sejumlah risiko global yang perlu diantisipasi, antara lain dampak ketegangan perdagangan global, ketidakpastian ekonomi dunia, serta volatilitas pasar keuangan internasional.

Sejalan dengan itu, IMF merekomendasikan kebijakan moneter dan nilai tukar yang berbasis data untuk menjaga stabilitas, serta normalisasi kebijakan makroprudensial yang longgar secara bertahap seiring pemulihan kredit. Selain itu, percepatan reformasi struktural dinilai penting untuk memperkuat tata kelola, integrasi perdagangan, dan iklim investasi demi pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

“Proyeksi positif IMF tersebut sejalan dengan asesmen Bank Indonesia yang memperkirakan perekonomian Indonesia akan tetap tumbuh baik, didukung akselerasi reformasi struktural,” kata Ramdan.

Ke depan, BI bersama pemerintah dan otoritas terkait berkomitmen terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter, menjaga stabilitas makroekonomi serta sektor keuangan, mempercepat reformasi struktural strategis, dan mempererat koordinasi kebijakan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan lebih akseleratif.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Respon Anjloknya Rupiah, Purbaya: Fundamental Ekonomi Kita Bagus

Respon Anjloknya Rupiah, Purbaya: Fundamental Ekonomi Kita Bagus

EKONOMI
Purbaya Ungkap Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Ekonomi RI

Purbaya Ungkap Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Ekonomi RI

EKONOMI
Kebijakan Tepat Kunci Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Tantangan

Kebijakan Tepat Kunci Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Tantangan

EKONOMI
Gejolak Geopolitik Masih Hantui Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan RI

Gejolak Geopolitik Masih Hantui Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan RI

EKONOMI
Mulai Terlihat Perlambatan, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksi Melemah

Mulai Terlihat Perlambatan, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksi Melemah

EKONOMI
Kapolri: Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Harus Dijaga di Tengah Global

Kapolri: Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Harus Dijaga di Tengah Global

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon