Kapolri: Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Harus Dijaga di Tengah Global
Rabu, 29 April 2026 | 13:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di tengah meningkatnya eskalasi global. Ia menilai berbagai potensi risiko perlu dimitigasi agar stabilitas ekonomi tetap terjaga.
Pernyataan tersebut disampaikan kapolri seusai rapat koordinasi lintas sektoral di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (28/4/2026). Rapat tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar.
Kapolri menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini berada kisaran 5%. Pemerintah, kata dia, terus mendorong agar angka tersebut dapat dipertahankan bahkan meningkat. “Khususnya dalam menjaga agar pertumbuhan ekonomi kita yang saat ini sudah berada di angka 5%, dan pemerintah terus mendorong agar ini terus tumbuh,” kata Listyo Sigit.
Menurut Listyo, dinamika eskalasi global saat ini turut berdampak terhadap kondisi dalam negeri. Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif melalui koordinasi lintas sektoral. “Kami melaksanakan rapat koordinasi untuk membahas terkait dengan isu-isu yang tentunya harus kami ikuti terkait dengan dampak eskalasi global,” ujarnya.
Listyo menambahkan, hasil rapat tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk menjaga keberlangsungan berbagai kebijakan yang telah berjalan.
Kapolri berharap Indonesia mampu mempertahankan ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan agar capaian pemerintah tidak tergerus oleh dinamika global.
“Kita tetap terus waspada terhadap eskalasi yang ada sehingga kemudian seluruh capaian yang telah dilaksanakan, yang telah dijalankan oleh pemerintah ini terus bisa kita pertahankan,” pungkas Listyo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




