WEF Davos 2026, RI Jajaki Investasi Nvidia hingga Amazon
Minggu, 25 Januari 2026 | 05:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membidik masuknya investasi dari sejumlah perusahaan teknologi global, mulai dari Nvidia hingga Amazon Web Service (AWS), ke sektor ekonomi digital Indonesia.
Upaya tersebut dilakukan melalui serangkaian pertemuan dengan pimpinan perusahaan teknologi dunia di sela World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang berlangsung di Davos, Swiss.
“Beberapa perusahaan yang menunjukkan ketertarikan antara lain Nvidia, Amazon Web Service, Docusign, Crowdstrike, dan Cloudflare,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/1/2025), seperti dikutip dari Antara.
Airlangga memanfaatkan momentum WEF untuk bertemu dengan para pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat sebagai tindak lanjut dari perundingan tarif antara Indonesia dan AS. Pertemuan tersebut digelar di Indonesia Pavilion dan difokuskan pada pembahasan peluang investasi strategis di sektor ekonomi digital nasional.
Dari pihak Indonesia, pertemuan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Nongsa Digital Park sebagai pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa di Batam, yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat ekonomi digital nasional.
“Dalam pertemuan tersebut dibahas tren ekonomi digital serta potensi pengembangan investasi di Indonesia, khususnya di bidang pusat data, keamanan siber, hingga infrastruktur digital,” tutur Airlangga.
Pada kesempatan yang sama, Menko Airlangga juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Investasi Yordania Tareq Abu Ghazaleh. Pertemuan itu turut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani serta Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir.
Agenda pertemuan membahas tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Danantara Indonesia dan Jordan Investment Fund terkait peluang investasi strategis di Kerajaan Hashemite Yordania.
World Economic Forum sendiri menjadi forum strategis bagi Indonesia untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Dalam forum tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya perdamaian dan stabilitas sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi.
“Perdamaian dan stabilitas adalah aset paling berharga yang kita miliki. Keduanya bukanlah kemewahan, melainkan prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bersama,” ujar Presiden Prabowo.
Agenda utama Indonesia pada WEF tahun ini adalah pidato Presiden Prabowo dalam sesi Special Address di Davos Congress Center, yang memaparkan program-program ekonomi prioritas pemerintahan dengan penekanan pada kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




