KCJB Jadi Tolok Ukur Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Selasa, 27 Januari 2026 | 08:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan keberhasilan operasional kereta cepat Jakarta-Bandung akan menjadi tolok ukur utama pengembangan proyek kereta cepat Jakarta–Surabaya.
Menurut AHY, sebelum melangkah ke proyek lanjutan, pemerintah ingin memastikan kereta cepat Jakarta–Bandung dapat beroperasi secara optimal, baik dari sisi layanan maupun keberlanjutan finansial.
“Tentu kita bicara pengembangan kereta cepat. Namun, yang paling penting saat ini adalah memastikan kereta cepat Jakarta–Bandung benar-benar berjalan optimal,” ujar AHY di kantor Menko IPK, Senin (26/1/2026).
Ia mengungkapkan, pemerintah tengah melakukan pembahasan intensif terkait restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Pembahasan tersebut melibatkan menteri keuangan, CEO Danantara, menteri perhubungan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
“Restrukturisasi keuangan KCJB ini sangat menentukan langkah berikutnya, karena kita ingin mengembangkan kereta cepat Jakarta–Surabaya,” jelasnya.
AHY menilai proyek kereta cepat Jakarta–Surabaya merupakan proyek berskala besar karena akan melintasi sejumlah provinsi serta kabupaten dan kota. Oleh karena itu, perencanaan harus dilakukan secara matang, mulai dari penentuan rute, kesiapan lahan, hingga mitigasi potensi masalah di kemudian hari.
“Kita harus memastikan rutenya, lahannya, dan seluruh aspek pendukung disiapkan dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan di masa depan,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah juga akan menjadikan pengalaman pembangunan kereta cepat Jakarta–Bandung sebagai bahan evaluasi. Praktik terbaik akan diterapkan, sementara berbagai kendala yang terjadi sebelumnya diupayakan tidak terulang.
“Kita belajar dari pengalaman terdahulu, mana yang menjadi best practice dan mana yang tidak perlu diulangi, agar ke depan semuanya berjalan lebih baik,” pungkas AHY.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




