Purbaya Sebut Juda Agung Belum Pasti Jabat Wamenkeu
Rabu, 28 Januari 2026 | 21:22 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Juda Agung belum tentu akan menjabat sebagai wakil menteri keuangan (wamenkeu) yang baru. Salah satu kursi wamenkeu saati dini diketahui kosong setelah Thomas Djiwandono yang terpilih menjadi deputi gubernur Bank Indonesia (BI).
"Katanya sih masih fluid ya, saya belum boleh bilang Juda Agung calon wamenkeu katanya. Tunggu pernyataan Bapak Presiden," ujar Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Meski demikian, sosok calon wamenkeu yang baru diyakini telah mengerucut kepada nama Juda Agung. Purbaya bahkan mengaku telah bertemu dengan mantan deputi gubernur BI tersebut di tengah isu wamenkeu yang baru.
Namun, Purbaya membantah bahwa pertemuan itu berkaitan dengan tahapan penilaian terhadap calon wamenkeu yang baru. Pertemuan itu disebutnya hanya untuk menyamakan pandangan ekonomi fiskal dan moneter.
"Ngajak ketemu saja. Itu saya saya kan di kantor, saya pikir dia ngajak makan di luar supaya saya bisa dapat makan enak gratis," tutur Purbaya.
Ia juga menegaskan, Presiden Prabowo Subianto memiliki hak prerogratif sehingga sosok wamenkeu yang baru bisa mengarah ke nama lain.
"Sepengetahuan yang saya dengar satu (kandidatnya), tetapi biasa kalau politik kan suka berubah-ubah," ucap Purbaya.
Pada era pemerintahan Presiden Prabowo, jabatan Wamenkeu ditempati Suahasil Nazara dan Thomas Djiwandono. Namun, kini hanya Suahasil yang masih menjabat, sementara kursi kedua kosong menunggu pengisian.
Purbaya menambahkan, sejauh ini dirinya hanya membutuhkan dua wamenkeu untuk membantu menjalankan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan.
Meski belum memastikan jadwal pasti pelantikan wamenkeu yang baru, Purbaya mengindikasikan bahwa proses tersebut bakal dilangsungkan pada Februari 2026.
"Saya dengar Februari. Enggak tahu (detailnya). Tanya dalam aja yang mau tau bocorannya," pungkas Purbaya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




