ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

200.000 Debitur Terdampak Bencana Dapat Relaksasi Utang

Rabu, 18 Februari 2026 | 18:47 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Ilustrasi pemberian kredit.
Ilustrasi pemberian kredit. (Beritasatu.com/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan pemerintah telah memberikan berbagai bentuk relaksasi kepada 200.000 debitur UMKM terdampak bencana yang memiliki pinjaman di perbankan.

Data terbaru menunjukkan total outstanding kredit dari para debitur tersebut mencapai sekitar Rp 12 triliun.

“Inilah angka terakhir kita yaitu 200.000 debitur dengan jumlah outstanding sekitar Rp 12 triliun,” ujar Maman dilansir dari Antara, Rabu (18/2/2026).

Dia merinci, debitur terdampak tersebar di tiga provinsi. Sekitar 125.000 debitur berada di Aceh dengan nilai outstanding Rp 7 triliun. Kemudian sekitar 53.000 debitur di Sumatera Utara dengan Rp 3 triliun, serta sekitar 28.000 debitur di Sumatera Barat dengan Rp 1,7 triliun.

ADVERTISEMENT

Maman menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah program bagi pelaku UMKM yang telah mengakses pembiayaan perbankan.

Program tersebut meliputi keringanan suku bunga, pemberian grace period, pengaturan status kolektivitas, restrukturisasi kredit, relaksasi agunan tambahan, kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) baru, hingga usulan penghapusan kredit.

Menurut dia, seluruh skema tersebut telah diakomodasi dalam kebijakan pemerintah yang dibagi ke dalam tiga tahap, yakni pemetaan, relaksasi, dan pemulihan, yang direncanakan berlangsung hingga Desember 2027.

“Sudah kita bagi menjadi tiga periode yaitu periode pemetaan, relaksasi, dan pemulihan sampai Desember 2027,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah juga memberikan perhatian kepada pelaku UMKM yang belum mengakses pembiayaan perbankan. Saat ini, proses pemetaan, monitoring, evaluasi, serta pendampingan masih terus berjalan.

Selain itu, pemerintah pusat dan daerah terus berkoordinasi untuk mengoptimalkan dukungan, termasuk melalui pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility atau CSR).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Begini Cara 3 Kementerian Kerja Sama Hilangkan Kemiskinan Ekstrem

Begini Cara 3 Kementerian Kerja Sama Hilangkan Kemiskinan Ekstrem

NASIONAL
Akses Kredit Stagnan, AFTECH Usul Kolaborasi Bank dan Pindar

Akses Kredit Stagnan, AFTECH Usul Kolaborasi Bank dan Pindar

EKONOMI
BI Optimistis Pertumbuhan Kredit Tembus 8 Persen pada Desember 2025

BI Optimistis Pertumbuhan Kredit Tembus 8 Persen pada Desember 2025

EKONOMI
Suntikan Rp 200 T Sulit Terserap Akibat Demand Kredit Melambat

Suntikan Rp 200 T Sulit Terserap Akibat Demand Kredit Melambat

EKONOMI
Realisasi KUR Tembus 70 Persen, Terbanyak UMKM Sektor Produksi

Realisasi KUR Tembus 70 Persen, Terbanyak UMKM Sektor Produksi

EKONOMI
Tantangan Berat Bank Himbara Dongkrak Kredit Pakai Dana Rp 200 Triliun

Tantangan Berat Bank Himbara Dongkrak Kredit Pakai Dana Rp 200 Triliun

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon