Mendag Ungkap Progres Negosiasi Dagang dengan Trump
Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan substansi pembahasan dalam negosiasi dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) telah memasuki tahap akhir.
Menurut Menteri Perdagangan Budi Santoso, saat ini proses tersebut tinggal menunggu penyelesaian administratif antara Presiden Prabowo dan Presiden AS Donald Trump.
"Kan sudah selesai, substansinya sudah selesai. Legal scrubbing sekarang," ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso dilansir dari Antara, Rabu (18/2/2026).
Legal scrubbing merupakan tahapan pemeriksaan akhir terhadap aspek hukum dan redaksional dokumen hasil kesepakatan sebelum ditandatangani secara resmi.
Terkait poin-poin dalam negosiasi dengan pemerintah Amerika Serikat, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan belum dapat merinci isi kesepakatan tersebut. "Ya nanti kita tunggu saja, lagi diproses," katanya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat untuk menghadiri tiga agenda.
Agenda pertama yakni pertemuan dengan kelompok pebisnis Amerika Serikat pada Rabu (18/2/2026), kemudian konferensi tingkat tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza pada Kamis (19/2/2026).
Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, salah satunya untuk menandatangani perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART) yang negosiasinya telah berjalan sejak 2025.
Dalam perjanjian tersebut, Indonesia berkomitmen membuka akses pasar bagi produk Amerika Serikat, mengatasi berbagai hambatan nontarif, serta memperkuat kerja sama di bidang perdagangan digital dan teknologi, keamanan nasional, serta kerja sama komersial lainnya.
Di sisi lain, Amerika Serikat berkomitmen memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah produk ekspor unggulan Indonesia yang tidak diproduksi di AS, antara lain minyak kelapa sawit, kakao, kopi, teh, dan komoditas strategis lainnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




