ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jasa Marga Catat Puncak Arus Balik Capai 106.000 Kendaraan

Rabu, 25 Maret 2026 | 21:04 WIB
CS
AD
Penulis: Chesa Andini Saputra | Editor: AD
VP Corporate Secretary and Legal PT JTT Ria Marlinda
VP Corporate Secretary and Legal PT JTT Ria Marlinda (Beritasatu.com/Chesa Andini)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyatakan puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati pada Selasa (24/3/2026), dengan lonjakan kendaraan yang signifikan menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama).

VP Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Marlinda, mengungkapkan volume kendaraan pada puncak arus balik mencapai sekitar 106.000 unit atau meningkat hingga 141% dibandingkan kondisi normal.

“Proyeksi awal kami dari Jasa Marga Group melalui Jasa Marga Trans Jawa Tol, puncak arus balik terjadi pada tanggal 24 Maret. Jumlah kendaraan meningkat menjadi 106.000 kendaraan, atau sekitar 141% dari kondisi normal,” ujar Ria di GT Cikatama, Rabu (25/3/2026).

ADVERTISEMENT

Lonjakan tersebut bahkan sempat mencapai 146% dibandingkan lalu lintas normal. Sebagai perbandingan, pada hari sebelumnya volume kendaraan yang melintas menuju Jakarta tercatat sekitar 75.000 kendaraan.

Meski terjadi peningkatan signifikan, Ria menilai distribusi kendaraan pada puncak arus balik berjalan dengan baik dan relatif terkendali berkat berbagai langkah manajemen lalu lintas yang diterapkan.

Ke depan, Jasa Marga memproyeksikan akan terjadi puncak arus balik gelombang kedua pada 28 hingga 29 Maret 2026. Namun, volume kendaraan diperkirakan tidak setinggi gelombang pertama.

“Kami memproyeksikan pada tanggal 29 Maret akan ada sekitar 91.000 kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Jasa Marga telah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari optimalisasi gardu tol, penerapan rekayasa lalu lintas, hingga pemberlakuan diskon tarif tol.

Dalam kesempatan itu, Ria juga menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik dan arus balik tahun ini mengalami penurunan. Hal ini dinilai sebagai dampak meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara.

“Kami melihat pengguna jalan sudah lebih disiplin, seperti tidak berhenti di bahu jalan dan melakukan pengecekan kendaraan sebelum perjalanan,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, arus lalu lintas secara keseluruhan tetap terjaga meski terjadi lonjakan volume kendaraan selama periode Lebaran 2026.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

NASIONAL
Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

BANTEN
Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

JAWA TIMUR
Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI
Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

NASIONAL
Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon