Agustus, Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah 4,6%
Selasa, 15 September 2015 | 15:55 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah melemah 4,6 persen (629,32 poin) terhadap dolar Amerika Serikat dari Rp 13.419 ke Rp 14.048 per akhir Agustus 2015 (month to month), berdasarkan rata-rata kurs tengah dari sampel 137 money changer di 34 provinsi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rupiah sempat menyentuh level kurs terendah di Papua di level Rp 13.237 pada akhir Mei dan level terendah di Sumatera Utara di level Rp 14.139.
Kepala BPS Suryamin menyatakan, transaksi besar mata uang (aktivitas ekspor, impor, swap, derivatif) turut mempengaruhi nilai tukar transaksi eceran. "Rupiah di level eceran ikut terdepresiasi," katanya di Jakarta, Selasa (15/9).
Secara umum, rupiah melemah terhadap empat mata uang yang paling banyak diperdagangkan. Rupiah melemah terhadap mata uang dolar Australia dan yen Jepang, masing-masing 2,02 persen (198 poin) menjadi Rp 10.049 dan 7,71 persen (8 poin) menjadi Rp 116,2.
"Nilai tukar eceran menggambarkan tingkat retail spot rate suatu mata uang, mulai pertengahan Februari, BPS melaporkan nilai tukar eceran rupiah, melengkapi informasi real time nilai tukar rupiah transaksi eceran," ujarnya.
Data nilai tukar eceran rupiah diperoleh dari survei monitoring valas di 34 provinsi dengan sampel 137 perusahaan. Responden adalah pedagang valas di ibukota provinsi atau kabupaten/kota.
Survei dilakukan pada hari Rabu tiap pekan. Data kurs jual dan kurs beli dikumpulkan kemudian dihitung kurs rata-rata (kurs tengah). Data bulanan yang disajikan menunjukkan data minggu terakhir di bulan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




