Garuda Target Transaksi Rp 150 miliar di GATF 2015 Fase 2
Selasa, 22 September 2015 | 16:13 WIB
Jakarta - Garuda Indonesia menargetkan transaksi mencapai Rp 150 miliar pada gelaran Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2015 periode 2 di 12 kota di Indonesia. Angka tersebut naik nyaris 34 persen dari realisasi pendapatan acara GATF 2015 fase 1 pada April lalu yang berjumlah Rp 112 miliar.
Direktur Niaga Garuda Indonesia Handayani menyatakan, pihaknya optimis bakal mencapai target yang ditetapkan meskipun kondisi kurs rupiah yang masih terdepresiasi terhadap dolar AS akhir-akhir ini. Pasalnya, animo masyarakat untuk melakukan perjalanan (travelling) masih tinggi.
"Kami lihat dari semua transaksi memang dari retail turun tapi untuk travelling stabil karena di situasi krisis ini justru orang lebih suka bepergian untuk mencari kesempatan bisnis baru. Kemudian juga untuk relaxing (santai) karena mungkin butuh mencari ide baru," ujar Handayani saat mengadakan jumpa pers di Jakarta, Selasa (22/9).
Handayani juga mengungkapkan adanya prediksi kenaikan jumlah pengunjung GATF fase 2 dibanding fase 1. Pada GATF fase 2, Garuda Indonesia membidik angka 72.000 pengunjung, atau meningkat drastis 50 persen dari realisasi fase 1 yang didatangi 48.000 pengunjung.
Menurutnya, pihak Garuda sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk menarik pengunjung, antara lain adanya potongan harga tiket domestik hingga 13 persen dan diskon tiket internasional sampai dengan 20 persen. "Bahkan, untuk program happy hour di mana pengunjung dapat membeli tiket penerbangan dengan diskon sampai 80 persen pada pukul 10.00-12.00 dan 17.00-20.00 WIB di setiap harinya untuk rute internasional," papar dia.
Handayani memperkirakan untuk destinasi internasional, negara-negara di Asia tetap menjadi favorit. Beberapa di antaranya adalah Singapura dan Hong Kong. Selain itu, Garuda berencana juga memberi eksposur yang besar untuk destinasi-destinasi wisata domestik, seperti Saumlaki, Raja Ampat, Pulau Moyo, dan Labuan Bajo.
Handayani menambahkan, Garuda pun turut menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam penyelenggaran GATF kali ini. Hal tersebut, katanya, sebagai bentuk keseriusan Garuda dalam menghimpun dan memanfaatkan sinergi badan usaha milik negara (BUMN). Dari sisi penjualannya pun, kerja sama ini diharapkan mampu mendongkrak penjualan karena basis nasabah dari masing-masing bank yang tercatat berjumlah banyak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




