Bahana Securities Targetkan Tangani IPO dan Obligasi Rp 17,5 T
Rabu, 18 April 2012 | 22:43 WIB
Penjaminan emisi pada IPO senilai Rp.7,5 T dan penerbitan obligasi Rp.10 T
PT Bahana Securities menargetkan dapat menangani penjaminan emisi pada penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) senilai Rp. 7,5 triliun dan penerbitan obligasi sejumlah perusahaan sekitar Rp. 10 triliun.
Direktur Utama PT Bahana Securities Eko Yuliantoro mengungkapkan, pada tahun ini pihaknya menargetkan dapat melakukan penjaminan emisi IPO terhadap sejumlah perusahaan dengan nilai sebesar Rp 7,5 triliun.
Namun, penjaminan emisi tersebut, menurut Eko, tidak dilakukan sendiri, tetapi dilakukan bersama dengan penjamin emisi lainnya.
"IPO kita targetkan lakukan penjaminan emisi sebesar Rp 7,5 triliun, tapi itu tidak sendiri. Kalau bonds sekitar Rp 10 triliun," ujar Eko, di Jakarta, Rabu (18/4).
Eko menuturkan, saat ini tengah menangani penjaminan pada dua perusahaan swasta. Dua perusahaan tersebut yakni bank Jatim dan satu perusahaan swasta yang bergerak dibidang industri petrochemical.
"Due diligent petrochemical ekspektaksinya Rp 1,5 triliun dan akan dilakukan pada bulan Juni. Saat ini kita pitching 2 perusahaan lagi, satu kelapa sawit dan satunya infrastruktur," ungkap dia.
Sedangkan untuk obligasi, pihaknya sudah menyelesaikan obligasi pegadaian dan kini sedang menangani obligasi BCA finance dan PT Sinarmas Agro Resourches and Technologi Tbk.
"Nanti ada lagi, satunya jasa satunya finance company. Total bonds hampir sekitar Rp 10 triliun," tambah dia.
PT Bahana Securities menargetkan dapat menangani penjaminan emisi pada penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) senilai Rp. 7,5 triliun dan penerbitan obligasi sejumlah perusahaan sekitar Rp. 10 triliun.
Direktur Utama PT Bahana Securities Eko Yuliantoro mengungkapkan, pada tahun ini pihaknya menargetkan dapat melakukan penjaminan emisi IPO terhadap sejumlah perusahaan dengan nilai sebesar Rp 7,5 triliun.
Namun, penjaminan emisi tersebut, menurut Eko, tidak dilakukan sendiri, tetapi dilakukan bersama dengan penjamin emisi lainnya.
"IPO kita targetkan lakukan penjaminan emisi sebesar Rp 7,5 triliun, tapi itu tidak sendiri. Kalau bonds sekitar Rp 10 triliun," ujar Eko, di Jakarta, Rabu (18/4).
Eko menuturkan, saat ini tengah menangani penjaminan pada dua perusahaan swasta. Dua perusahaan tersebut yakni bank Jatim dan satu perusahaan swasta yang bergerak dibidang industri petrochemical.
"Due diligent petrochemical ekspektaksinya Rp 1,5 triliun dan akan dilakukan pada bulan Juni. Saat ini kita pitching 2 perusahaan lagi, satu kelapa sawit dan satunya infrastruktur," ungkap dia.
Sedangkan untuk obligasi, pihaknya sudah menyelesaikan obligasi pegadaian dan kini sedang menangani obligasi BCA finance dan PT Sinarmas Agro Resourches and Technologi Tbk.
"Nanti ada lagi, satunya jasa satunya finance company. Total bonds hampir sekitar Rp 10 triliun," tambah dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




