Bahana Raih Rp577,22 Miliar Jual Saham Garuda
Jumat, 27 April 2012 | 20:39 WIB
Direktur Utama Bahana Securities, pihaknya menjual saham GIAA di harga Rp620 per lembar saham.
BUMN sekuritas Bahana Securities meraih Rp577,220 miliar dari hasil penjualan saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang dimiliki perseroan itu sejak pelaksanaan penawaran saham umum perdana atau Initial Public Offering (IPO), Februari 2011 lalu.
Menurut Direktur Utama Bahana Securities, Eko Yuliantoro, pihaknya menjual saham GIAA di harga Rp620 per lembar saham. "Harga ini sesuai dengan kesepakatan harga jual pada surat penawaran yang diajukan oleh pembeli, tertanggal 12 April lalu, berdasarkan harga penutupan pada 11 April 2012 yang ditutup pada harga Rp600 per saham, atau naik sekitar 3,3 persen dari harga penutupan," katanya saat dihubungi di Jakarta, Jumat (27/4).
Menurut Eko, jumlah saham GIAA yang dilepas adalah sebanyak 931.038.225 lembar saham, atau sebesar 4,12 persen kepemilikan saham di GIAA. Disebutkan, dalam penjualan saham ini, Bahana bersama Mandiri Sekuritas dan Danareksa, telah menunjuk dan menugaskan Morgan Stanley sebagai Financial Advisor untuk melakukan proses penjualan saham GIAA, yang telah melaksanakan proses penjualan saham GIAA ini sesuai dengan market practice yang berlaku di pasar modal, dengan menyampaikan penawaran kepada sejumlah potential investors.
Sebagai informasi, Bahana bersama Danareksa dan Mandiri Sekuritas, memiliki sekitar 2.321 miliar saham atau 10,27 persen kepemilikan saham di GIAA. Sebelumnya dikabarkan bahwa Chairul Tanjung akan membeli 10 persen saham Garuda yang berada di penjamin emisi. Namun hingga saat ini, Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar, mengaku belum mengetahui rencana tersebut.
BUMN sekuritas Bahana Securities meraih Rp577,220 miliar dari hasil penjualan saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang dimiliki perseroan itu sejak pelaksanaan penawaran saham umum perdana atau Initial Public Offering (IPO), Februari 2011 lalu.
Menurut Direktur Utama Bahana Securities, Eko Yuliantoro, pihaknya menjual saham GIAA di harga Rp620 per lembar saham. "Harga ini sesuai dengan kesepakatan harga jual pada surat penawaran yang diajukan oleh pembeli, tertanggal 12 April lalu, berdasarkan harga penutupan pada 11 April 2012 yang ditutup pada harga Rp600 per saham, atau naik sekitar 3,3 persen dari harga penutupan," katanya saat dihubungi di Jakarta, Jumat (27/4).
Menurut Eko, jumlah saham GIAA yang dilepas adalah sebanyak 931.038.225 lembar saham, atau sebesar 4,12 persen kepemilikan saham di GIAA. Disebutkan, dalam penjualan saham ini, Bahana bersama Mandiri Sekuritas dan Danareksa, telah menunjuk dan menugaskan Morgan Stanley sebagai Financial Advisor untuk melakukan proses penjualan saham GIAA, yang telah melaksanakan proses penjualan saham GIAA ini sesuai dengan market practice yang berlaku di pasar modal, dengan menyampaikan penawaran kepada sejumlah potential investors.
Sebagai informasi, Bahana bersama Danareksa dan Mandiri Sekuritas, memiliki sekitar 2.321 miliar saham atau 10,27 persen kepemilikan saham di GIAA. Sebelumnya dikabarkan bahwa Chairul Tanjung akan membeli 10 persen saham Garuda yang berada di penjamin emisi. Namun hingga saat ini, Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar, mengaku belum mengetahui rencana tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




