MNC Sky Vision Lepas Saham Perdana Juni
Rabu, 9 Mei 2012 | 15:41 WIB
Perseroan telah menunjuk dua penjamin emisi sebagai underwriter yaitu PT MNC Securities dan PT Danareksa Sekuritas sebagai penjamin emisi
PT MNC Sky Vision, operator TV berbayar Indovision, memasang tenggat akhir pelaksanaan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada Juni tahun ini.
Untuk merealisasikan rencana perseroan tersebut, menurut Presiden Direktur MNC Sky Vision, Rudy Tanoesoedibjo, perseroan telah menunjuk dua penjamin emisi sebagai underwriter yaitu PT MNC Securities dan PT Danareksa Sekuritas sebagai penjamin emisi.
"Deadline kami tidak boleh lewat akhir Juni 2012," katanya dalam acara Media and Financial Partners Gathering, di Jakarta, hari ini.
Sayangnya Rudy enggan terkait target dana yang dipatok perseroan dari hasil IPO tersebut.
“Yang pasti dana itu akan kami gunakan untuk pengembangan perseroan seperti pembukaan 20 kantor cabang,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, perseroan berencana untuk melepas sekitar 20 persen sahamnya ke publik. Sebagai informasi, per 2011, pelanggan MNC Sky Vision tercatat sebanyak 1,163 juta pelanggan atau meningkat sekitar 45 persen dari jumlah pelanggan sebelumnya sebanyak 804.000 pelanggan.
Sepanjang 2011, Sky Vision juga membukukan pendapatan sebanyak Rp1,738 triliun atau naik 23 persen dari sebelumnya di 2010 meraih pendapatan sebanyak Rp1,412 triliun. Sementara, laba sebelum pajak perseroan mencapai Rp728 miliar atau meningkat sekitar 39 persen dari sebelumnya Rp522 miliar.
Sementara ke depan perseroan menargetkan dapat meraih penambahan pelanggan hingga 80.000 pelanggan per bulannya.
"Targetnya 80.000 pelanggan per bulan. Kami punya komitmen jual 100.000 per bulan," tuturnya.
Rudy mengatakan, perseroan terus berusaha untuk meningkatkan penetrasi pasar televisi berlangganan yang saat ini masih sekitar 5 persen. Sementara dari 5 persen tersebut, perseroan berhasil menguasai pangsa pasar hingga 70 persen.
"Kami terus menggenjot agar dapat terus meningkatkan penetrasi pasar hingga 95 persen bagi televisi berbayar," paparnya.
PT MNC Sky Vision, operator TV berbayar Indovision, memasang tenggat akhir pelaksanaan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada Juni tahun ini.
Untuk merealisasikan rencana perseroan tersebut, menurut Presiden Direktur MNC Sky Vision, Rudy Tanoesoedibjo, perseroan telah menunjuk dua penjamin emisi sebagai underwriter yaitu PT MNC Securities dan PT Danareksa Sekuritas sebagai penjamin emisi.
"Deadline kami tidak boleh lewat akhir Juni 2012," katanya dalam acara Media and Financial Partners Gathering, di Jakarta, hari ini.
Sayangnya Rudy enggan terkait target dana yang dipatok perseroan dari hasil IPO tersebut.
“Yang pasti dana itu akan kami gunakan untuk pengembangan perseroan seperti pembukaan 20 kantor cabang,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, perseroan berencana untuk melepas sekitar 20 persen sahamnya ke publik. Sebagai informasi, per 2011, pelanggan MNC Sky Vision tercatat sebanyak 1,163 juta pelanggan atau meningkat sekitar 45 persen dari jumlah pelanggan sebelumnya sebanyak 804.000 pelanggan.
Sepanjang 2011, Sky Vision juga membukukan pendapatan sebanyak Rp1,738 triliun atau naik 23 persen dari sebelumnya di 2010 meraih pendapatan sebanyak Rp1,412 triliun. Sementara, laba sebelum pajak perseroan mencapai Rp728 miliar atau meningkat sekitar 39 persen dari sebelumnya Rp522 miliar.
Sementara ke depan perseroan menargetkan dapat meraih penambahan pelanggan hingga 80.000 pelanggan per bulannya.
"Targetnya 80.000 pelanggan per bulan. Kami punya komitmen jual 100.000 per bulan," tuturnya.
Rudy mengatakan, perseroan terus berusaha untuk meningkatkan penetrasi pasar televisi berlangganan yang saat ini masih sekitar 5 persen. Sementara dari 5 persen tersebut, perseroan berhasil menguasai pangsa pasar hingga 70 persen.
"Kami terus menggenjot agar dapat terus meningkatkan penetrasi pasar hingga 95 persen bagi televisi berbayar," paparnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




