Ini Sektor Saham yang Akan Bersinar di Semester II
Rabu, 19 September 2018 | 19:04 WIB
Jakarta - PT Danareksa Sekuritas memprediksi sektor saham yang bisa menjadi pilihan investor pada semester II-2018 dan tahun 2019 di antaranya otomotif, perbankan, tambang batu bara, konsumer, perkebunan, ritel, konstruksi dan telekomunikasi.
"Pertumbuhan sektor tersebut akan dipengaruhi sentimen ekonomi global dan dalam negeri," kata Head of Research and Strategy PT Danareksa Sekuritas Helmy Kristanto, pada Economic & Market Outlook, dengan tema Perkembangan dan Prospek Makro Ekonomi serta Pasar Modal 2018 – 2019 di Jakarta, Rabu (19/9).
Khusus global, sektor tambang batu bara akan mendapat sentimen positif seiring naiknya permintaaan dari Tiongkok dan Korea Selatan. "Harga batu bara diprediksi US$ 88 per ton pada tahun ini," kata Helmy.
Adapun perbankan, Danareksa Sekuritas memprediksi penyaluran kredit pada tahun 2019 bisa tumbuh 12,8 persen dengan katalis positif subsidi suku bunga tahun 2019 yang dianggarkan sebesar Rp 16,6 triliun.
Pada sektor konsumer, Pilpres dan Pileg 2019 akan mendorong belanja masyarakat. "Kami memprediksi pada tahun depan, pendapatan sektor ini (konsumer) tumbuh 7,6 persen year on year dengan kenaikan pertumbuhan laba 8,7 persen yoy," kata dia.
Di sisi lain, sektor konstruksi akan mendapat sentimen positif. Dalam RAPBN 2019, pemerintah mengalokasikan anggaran infrasturktur mencapai Rp 420,5 triliun, lebih tinggi dari 2018 sebesar Rp 410,7 triliun. "Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam melanjutkan proyek infrastruktur, kendati fokus nanti pada human capital," kata dia.
Khusus sektor otomotif, Danareksa memprediksi netral. Kompetisi yang semakin ketat, banyaknya model mobil baru, membaiknya harga komoditas dan pengembangan infrastrukur akan mendorong pemulihan penjualan mobil komersial.
Dia memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga akhir tahun ini akan berada di kisaran 6.275 – 6.553. Sedangkan 2019 bisa mencapai level 7.000 jika kestabilan pertumbuhan ekonomi dan rupiah bisa terus terjaga.
Dia mengatakan, pergerakan IHSG juga selalu punya arah di setiap pesta demokrasi. Jika pemilu lancar dan damai, dapat membangun kepercayaan investor. "Pemerintah juga akan memprioritaskan kebijakan populis, terutama meningkatkan konsumsi, termasuk belanja sosial dan subsidi," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




