ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KEIN: Industri Penopang Pertumbuhan Ekonomi 2018

Kamis, 7 Februari 2019 | 20:46 WIB
LC
B
Penulis: Leonard AL Cahyoputra | Editor: B1
Ilustrasi industri manufaktur
Ilustrasi industri manufaktur (Beritasatu.com/Danung Arifin)

Jakarta, Beritasatu.com - Industri pengolahan (manufaktur) nasional menjadi penopang perekonomian nasional pada 2018, dengan pertumbuhan 4,25%, serta memberikan kontribusi sebesar 19,82% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanya mengatakan, kinerja industri cukup baik, kendati masih perlu ditingkatkan. Dia menyoroti industri yang tumbuh dua digit sepanjang 2018, yakni pengolahan tembakau sebesar 12,06%, tekstil dan pakaian jadi 10,82%, serta kulit, barang dari kulit, dan alas kaki 12,1%.

"Ketiga sektor industri ini menyerap tenaga kerja yang sangat besar dan banyak menggunakan bahan baku dalam negeri. Jadi, ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian," ujar Arif dalam siaran pers, Kamis (7/2).

Bahkan, dia menuturkan, industri logam dasar mampu tumbuh 15,52% dan industri permesinan 14,55% pada 2018. Pertumbuhan besar itu akan efektif menunjang sektor industri lainnya, seperti otomotif, konstruksi, dan pembangunan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

Arif meyakini, sektor industri masih akan memberikan kinerja yang baik dan mampu menopang perekonomian Indonesia. Sektor konsumsi, lanjut dia, yang memberi kontribusi 58% terhadap PDB juga bisa lebih banyak menyerap hasil produk industri dalam negeri.

Walau begitu, Arif mengingatkan, 2019 adalah tahun pemilu, sehingga sejumlah pengusaha mungkin akan sedikit berjaga-jaga. Kondisi ekonomi global juga masih penuh ketidakpastian.

Dia menyebutkan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai indeks tendensi bisnis (ITB) untuk tiga bulan ke depan masih sebesar 103,54. Ini mencerminkan keyakinan pebisnis, kondisi akan lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya. "Inilah momentum untuk optimalisasi sektor industri," kata dia.

Sebelumnya, BPS mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 5,17%. Sementara itu, kuartal IV-2018, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,18%, lebih baik dari kuartal III sebesar 5,17%.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

EKONOMI
Ekonom Sorot Risiko Peralihan setelah Harga BBM Nonsubsidi Naik

Ekonom Sorot Risiko Peralihan setelah Harga BBM Nonsubsidi Naik

EKONOMI
Perkuat Investasi di Indonesia lewat Pabrik Baru

Perkuat Investasi di Indonesia lewat Pabrik Baru

MULTIMEDIA
Pasokan Gas Industri Menipis sementara Energi Alternatif Mahal

Pasokan Gas Industri Menipis sementara Energi Alternatif Mahal

EKONOMI
Menperin Sarankan IKM Tingkatkan Kapasitas Produksi lewat KIPK

Menperin Sarankan IKM Tingkatkan Kapasitas Produksi lewat KIPK

EKONOMI
Industri Otomotif Jerman Krisis, 200.000 Pekerjaan Terancam Kena PHK

Industri Otomotif Jerman Krisis, 200.000 Pekerjaan Terancam Kena PHK

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon