2019, Ekspor Alas Kaki Dprediksi Tidak Meningkat
Rabu, 31 Juli 2019 | 19:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com-Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) telah mengkoreksi target ekspor produk industri alas kaki Indonesia untuk tahun 2019 ini. Tadinya, Aprisindo optimistis akan terjadi pertumbuhan antara 10%-12%. Tetapi melihat pencapaian hingga semester pertama 2019, target tersebut dianggap sulit untuk dicapai.
Direktur Eksekutif Aprisindo, Firman Bakri menyampaikan, pada 2018 lalu, ekspor produk industri alas kaki Indonesia mencapai US$ 5,11 miliar. Nilai tersebut tumbuh 4,13% dibandingkan tahun sebelumnya.
"Kita sudah koreksi target. Saya rasa nilainya akan sama dengan pencapaian di tahun lalu. Kalau bisa sama, itu pun sudah bagus. Karena di semester pertama 2019 ini ekspor kita turun sampai 12,17%," kata Firman Bakri, di acara "Kongkow Bisnis Pas FM", di Jakarta, Rabu (31/7/2019).
Firman menyampaikan, penurunan ekspor ini salah satunya karena Indonesia kehilangan pasar di Eropa sampai 25%, meskipun ada peningkatan ekspor ke Amerika Serikat sekitar 6%. Pasalnya selama ini Eropa menjadi tujuan utama ekspor industri alas kaki Indonesia.
"Seperti yang kita tahu, ada pelemahan di Eropa. Di sisi lain, negosiasi Indonesia-Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) juga belum selesai-selesai. Sementara Vietnam sudah punya perjanjian bilateral dengan Uni Eropa, meskipun belum diratifikasi. Ini yang kemudian memengaruhi kinerja ekspor kita," ujar Firman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




