Principal Asset dan Amartha Dorong Inklusi Keuangan Segmen Mikro

Principal Asset dan Amartha Dorong Inklusi Keuangan Segmen Mikro
PT Principal Asset Management dan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) melakukan kerja sama untuk mendorong inklusi keuangan segmen mikro di Indonesia. ( Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 30 Oktober 2019 | 13:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com– Perusahaan Manajer Investasi (MI), PT Principal Asset Management dan perusahaan financial technology peer to peer, PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) melakukan kerja sama untuk mendorong inklusi keuangan segmen mikro di Indonesia. Principal akan memberikan pilihan investasi bagi investor Amartha yang didukung teknologi.

“Amartha dan Principal memiliki kesamaan visi dalam mendukung inklusi keuangan di Indonesia. Kerja sama dengan Amartha akan membuka akses masyarakat seluas-luasnya untuk melakukan transaksi investasi melalui produk reksa dana pasar uang, ” kata CEO PT Principal Asset Management, Agung Budiono saat konferensi pers kerja sama di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Agung Budiono mengatakan, Principal Asset Management berkomitmen untuk selalu berinovasi dalam pengadaan reksa dana serta instrumen investasi lainnya dalam memberi kemudahan ke masyarakat dalam berinvestasi

Pendiri dan CEO PT Amartha Mikro Fintek Andi Taufan Garuda Putra mengatakan, Amartha merupakan perusahaan fintech peer to peer yang menghubungkan pendanaan di perkotaan dengan pengusaha mikro di pedesaan melalui teknologi. Hingga saat ini, Amartha telah menyalurkan pendanaan Rp 1,4 triliun kepada lebih dari 310.000 mitra di pelosok negeri.

Dia mengatakan, Amartha sebagai platform alternatif investasi yang berdampak sosial, berkomitmen mengembangkan produk dalam rangka mendorong inklusi keuangan dan mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs). "Dengan layanan reksa dana ini, pendana mempunyai pilihan membuat investasi di Amartha lebih optimal lagi," kata Andi Taufan Garuda Putra.

Kolaborasi ini akan memberikan pilihan beragam reksa dana sesuai profil risiko masing masing pendana dan memberikan kemudahan akses untuk melakukan transaksi investasi.

Dalam implementasinya, Amartha akan bekerja sama dengan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) sebagai mitra penjual reksa dana.

Principal adalah grup layanan keuangan global yang berusia 140 tahun di Iowa, Amerika Serikat, dengan dana kelolaan di dunia per Juni 2019 US$ 692,2 milliar. Principal menyediakan solusi pensiun, asuransi dan manajemen aset untuk lebih dari 22 juta pelanggan lebih dari 80 negara. Saat ini Principal di Indonesia memiliki dana kelolaan sebesar Rp 9 trilliun (per September 2019) dan lebih dari 20 tahun dipercayai mengelola dana nasabah.

Sementara PT Amartha Mikro Fintek didirikan pada tahun 2010 sebagai lembaga keuangan mikro. Pada tahun 2016 Amartha bertransformasi menjadi perusahaan teknologi finansial yang telah memiliki izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Amartha memiliki visi untuk mewujudkan kesejahteraan merata di Indonesia. Dimulai dengan layanan peer to peer lending, yang memberikan akses, layanan dan edukasi keuangan kepada perempuan pengusaha mikro yang sebagai penggerak ekonomi bangsa.



Sumber: BeritaSatu.com