Perkebunan Sawit Swadaya Diusulkan Jadi Bahan Baku Utama Program BBN
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perkebunan Sawit Swadaya Diusulkan Jadi Bahan Baku Utama Program BBN

Minggu, 2 Februari 2020 | 16:31 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2020–2024, Pembangunan energi terbarukan berbasis kelapa sawit menjadi salah satu proyek strategis nasional dalam rangka mencapai target bauran energi nasional 23 persen pada tahun 2025. Bahan Bakar Nabati (BBN) termasuk biodiesel maupun jenis bahan bakar nabati berbasis sawit lainnya seperti bio-hydrocarbon fuel atau green fuel merupakan bagian dari energi terbarukan tersebut.

Terkait hal ini, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebagai instrumen pemerintah dalam memfasilitasi pengembangan sektor kelapa sawit nasional, menyatakan kesiapannya untuk menjadi salah satu pelaksana dalam Proyek Strategis Nasional Pembangunan Energi Terbarukan Berbasis Kelapa Sawit. Kesiapan BPDPKS ini termasuk dalam hal dukungan pendanaan, fasilitasi, riset, serta advokasi dan sosialiasi kebijakan.

Direktur Utama BPDPKS Dono Boestami menyampaian, pihaknya menyambut baik penunjukan BPDPKS sebagai salah satu pelaksana proyek strategis tersebut bersama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Perusahaan Swasta.

“Kami telah terlibat dalam pelaksanaan program pengembangan BBN berbasis sawit ini terutama dalam pelaksanaan program mandatori Biodiesel sejak 2015 sampai tercapainya program B30 awal tahun 2020 ini,” kata Dono Boestami dalam keterangan resminya, Minggu (2/2/2020).

Menurut Dono, kebutuhan bahan baku untuk pengembangan bahan bakar nabati berbasi sawit ini relatif cukup tersedia. “Kami memperhitungkan bahwa untuk pengembangan program bahan bakar nabati berbasis sawit termasuk biodiesel dan green fuel sebagaimana yang ditargetkan pemerintah, kebutuhan sawit pada tahun 2025 akan mencapai 24,44 juta ton. Angka tersebut hanya separuh dari proyeksi produksi CPO pada tahun 2025 yang berkisar 55,28 juta ton,” jelas Dono.

Lebih lanjut disebutkan bahwa luas lahan petani swadaya yang diprioritaskan untuk BBN berbasis sawit pada tahun 2025 akan mencapai 3,16 juta hektare. Sementara luas lahan petani swadaya mencapai 5,8 juta hektare. Dengan program peremajaan sawit rakyat yang sedang berlangsung saat ini, produktivitas petani diharapkan dapat meningkat sehingga dapat mendukung penyediaan bahan baku untuk program biodiesel dan green fuel.

“Karena sumber bahan baku juga akan berasal dari perkebunan yang dikelola secara swadaya oleh petani rakyat, pengembangan program bahan bakar nabati berbasis sawit ini juga turut mendukung peningkatan kesejahteraan petani tersebut,” tegas Dono.

Tetapi meskipun bahan baku sawit cukup tersedia serta telah tersedia teknologi yang dapat digunakan untuk konversi sawit menjadi green fuel, Dono mengatakan hal ini tidak dapat memberikan jaminan bahwa program green fuel dapat terlaksana dengan mudah. Agar pelaksanaan program tersebut dapat berhasil, BPDPKS mengusulkan sumber bahan baku untuk kebijakan tersebut sebaiknya difokuskan dari perkebunan sawit yang dikelola secara swadaya oleh petani rakyat. Hal ini agar dapat memberikan dukungan bagi pengurangan kemiskinan dan ketimpangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ekspansi kelapa sawit yang selama ini melibatkan petani rakyat menurutnya telah terbukti memberikan dampak bagi pengurangan kemiskinan dan ketimpangan, terutama di wilayah-wilayah ekspansi kelapa sawit.

Dono juga memandang perlu penataan kebijakan yang tepat untuk memastikan keberhasilan kebijakan ini. Penataan kebijakan diperlukan karena program green fuel membutuhkan persiapan yang panjang, serta melibatkan berbagai pihak dari aspek hulu, produksi sampai pada tingkat konsumen. Regulasi yang tepat, insentif yang sesuai, serta sosialisasi dan edukasi sudah harus dimulai sejak tahap persiapan serta melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait.

“Penataan kebijakan harus menyeluruh mulai dari aspek hulu, produksi dan konsumen. Aspek hulu menyangkut kesiapan lahan untuk menghasilkan bahan baku, aspek produksi menyangkut penyiapan teknologi serta kilang untuk memproduksi green fuel, aspek konsumen terkait penyiapan kendaraan serta kesadaran masyarakat,” ujar Dono.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Presidensi G-20 Jadi BoosterPertumbuhan ekonomi

Presidensi G-20 yang diselenggarakan di berbagai kota Indonesia mulai 26 Januari hingga November 2022 bisa menjadi booster atau memperkuat pertumbuhan ekonomi.

EKONOMI | 23 Januari 2022


Kemenhub Minta Pengusaha Truk Utamakan Aspek keselamatan

Kemenhub mengimbau seluruh pelaku usaha khususnya angkutan barang atau pengusaha truk untuk mengutamakan aspek keselamatan.

EKONOMI | 23 Januari 2022

Properti Mulai Bangkit, Synthesis Development Luncurkan Mattlig

PT Synthesis Karya Pratama (Synthesis Development) menghadirkan Mattlig, tipe rumah tapak terbaru di kawasan residensial Synthesis Huis.

EKONOMI | 22 Januari 2022

Menteri Basuki: Pembangunan IKN Bergantung Kesiapan APBN

Menurut Basuki, pembangunan tahap awal Ibu Kota Negara (IKN) semuanya dengan menggunakan APBN.

EKONOMI | 22 Januari 2022

Gapensi Optimistis Industri Jasa Konstruksi Kembali Bergairah

Mukernas Gapensi 2022 diharapkan menjadi momentum bagi pelaku usaha industri jasa konstruksi nasional untuk bangkit.

EKONOMI | 22 Januari 2022

Menteri Basuki Pastikan Pemberian Relaksasi Kebijakan Konstruksi

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan akan memberikan relaksasi terkait izin berusaha berbasis risiko di sektor usaha jasa konstruksi.

EKONOMI | 22 Januari 2022

PUPR Terapkan Teknologi 3D Printing Bangun Rumah Khusus

Kementerian PUPR bakal memanfaatkan metode digital teknologi 3D Printing dalam pembangunan rumah khusus.  

EKONOMI | 22 Januari 2022

Kemenkominfo Siapkan 5G Experience Selama MotoGP Mandalika

Pemerintah bakal menyiapkan jaringan 4G dan 5G experience selama ajang MotoGP Mandalika 2022 berlangsung.

EKONOMI | 22 Januari 2022

Tekan Ongkos Kirim, Olaif Akan Buka Gudang di Surabaya

Olaif akan membuka gudang di Surubaya sehingga konsumen bisa mendapatkan produk lebih cepat dengan harga terjangkau.

EKONOMI | 22 Januari 2022


TAG POPULER

# Tabrakan Beruntun Balikpapan


# Update Covid-19


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Vaksinasi Covid-19



TERKINI
Serie A, Atalanta Tambah Poin untuk Menjauh dari Juventus

Serie A, Atalanta Tambah Poin untuk Menjauh dari Juventus

BOLA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings