ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Industri Asuransi Diprediksi Tumbuh 5%

Jumat, 21 Februari 2020 | 16:58 WIB
LO
FH
Penulis: Lona Olavia | Editor: FER
Ilustrasi Asuransi.
Ilustrasi Asuransi. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Kasus gagal bayar Asuransi Jiwasraya dinilai tidak berdampak sistemik terhadap industri asuransi.

Baca Juga: Perusahaan Asuransi Wajib Miliki Direktur Kepatuhan

Ekonom Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal menyebutkan, kasus Jiwasraya hanya memberikan pengaruh 0,19 persen ke industri asuransi.

"Industri asuransi tumbuh 8 persen year on year (yoy) dan aset 5,91 persen. Kalau dibilang ini kasus sistemik, tidak, Jiwasraya dari total aset 1,6 persen dari industri asuransi atau 0,19 persen dari seluruh industri keuangan. Jadi, sangat kecil," ujar Fithra dalam diskusi Prudential Journalist Masterclass 2020 di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

ADVERTISEMENT

Untuk itu, meski di tahun ini pertumbuhannya agak melambat, tapi asuransi jiwa secara industri masih aman dan secara portofolio juga masih baik.

Pasalnya dari sisi rasio kecukupan modal (Risk Based Capital/RBC) yakni 345 persen untuk asuransi umum dan 789 persen untuk asuransi jiwa. Persentase tersebut jauh diatas batas aman yakni 120 persen.

Sedangkan, Jiwasraya bermasalah karena RBC sudah minus 800 persen dan butuh Rp 32 triliun agar sesuai standar 120 persen. "Jiwasraya bisa kolaps karena minus 800 persen butuh Rp 32 triliun untuk 120 persen," jelasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Terapkan QR Code untuk Cek Legalitas Pialang Asuransi

OJK Terapkan QR Code untuk Cek Legalitas Pialang Asuransi

EKONOMI
Lindungi Nasabah, LPS Siapkan Program Penjaminan Polis Asuransi

Lindungi Nasabah, LPS Siapkan Program Penjaminan Polis Asuransi

EKONOMI
OJK Perpanjang Implementasi SLIK Asuransi hingga 2027

OJK Perpanjang Implementasi SLIK Asuransi hingga 2027

EKONOMI
Wujudkan Kepedulian Kesehatan Lewat Donor Darah, Mini MCU, dan Breast Cancer Screening

Wujudkan Kepedulian Kesehatan Lewat Donor Darah, Mini MCU, dan Breast Cancer Screening

MULTIMEDIA
Aset Asuransi dan Dana Pensiun Tembus Rp 2.992 Triliun

Aset Asuransi dan Dana Pensiun Tembus Rp 2.992 Triliun

EKONOMI
OJK Proyeksikan Premi Unit Link Tumbuh Terbatas pada 2026

OJK Proyeksikan Premi Unit Link Tumbuh Terbatas pada 2026

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon