IHSG Anjlok 5%, Perdagangan Dihentikan
Senin, 23 Maret 2020 | 15:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com-Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia kembali dihentikan pada perdagangan Senin (23/3/2020), pukul 14.50 WIB, karena indeks harga saham gabungan (IHSG) sudah mengalami penurunan 5% atau anjlok 209,86 poin ke posisi 3.986,07.
Dalam perdagangan yang volatile, IHSG dibuka menguat di level 4.194,944, namun hanya sesaat langsung turun. Turbulensi yang dialami IHSG ini diakibatkan pasar masih berjolak karena kehawatiran investor terhadap wabah Covid-19. Sebanyak 69 saham naik, 327 saham turun dan 92 saham harganya tetap.
Dalam kondisi yang bearish ini, selama 1 bulan IHSG sudah turun 31,47%. Dalam year to date, IHSG sudah anjlok sebanyak 36,80%.
Namun, dalam perdagangan kali ini asing melakukan beli bersih (net buy) sebesar Rp 96,54 miliar di pasar negosiasi dan TN
Ini merupakan penghentian keenam kalinya dalam 9 hari perdagangan terakhir, atau sejak aturan penghentian perdagangan baru berlaku. Sebelumnya BEI menghentikan sementara perdagangan pada 12 Maret, 13 Maret (2 kali), 17 Maret dan 19 Maret 2020. .
Trading halt ini dilakukan sesuai Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.
Dalam ketentuan itu disebutkan, trading halt selama 30 menit apabila IHSG mengalami penurunan hingga lebih dari 5%. Trading halt selama 30 menit apabila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih dari 10%. Trading suspend apabila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih dari 15% dengan kondisi tertentu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




