ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

PTPP Tuntaskan Pembangunan Jembatan Teluk Kendari

Kamis, 22 Oktober 2020 | 20:55 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Jembatan Teluk Kendari.
Jembatan Teluk Kendari. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - PT PP (Persero) Tbk atau PTPP, berhasil menuntaskan pembangunan konstruksi proyek Jembatan Teluk Kendari, di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Proyek pembangunan jembatan tersebut diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang ditandai secara simbolis dengan prosesi penekanan tombol dan penandatanganan prasasti, di lokasi Jembatan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (22/10/2020).

Jembatan Teluk Kendari

Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Utama PTPP Novel Arsyad, Direktur Operasi 2 PTPP M Toha Fauzi, SVP Divisi Infrastruktur 1 PTPP Bandung Sasmitoharjo, dan SVP Corporate Secretary PTPP Yuyus Juarsa.

ADVERTISEMENT

Novel Arsyad mengatakan, perseroan bersama dengan PT Nindya Karya (Persero) yang tergabung dalam konsorsium, dipercaya oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) untuk mengerjakan pembangunan Jembatan Teluk Kendari yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp 800 miliar.

"Pembangunan Jembatan Teluk Kendari ini dikerjakan dengan masa pelaksanaan selama 5 tahun secara multiyears yang dimulai sejak tahun 2015 sampai dengan 2020 dan memiliki masa pemeliharaan selama 3 tahun," kata Novel Arsyad.

Jembatan Teluk Kendari memiliki panjang bangunan dengan total 1.348 meter dimana jembatan tersebut memiliki 4 lajur serta terdapat median dan trotoar dengan total lebar jembatan 20 meter.

Jembatan dengan tipe cable stayed ini memiliki lingkup pekerjaan konstruksi, antara lain pembangunan jalan pendekat atau oprit, approach span, side span, dan bentang utama atau main span sepanjang 200 meter. "Pembangunan jembatan ini 90 persen menggunakan material lokal, kecuali cable bearing dan expansion joint," jelas Novel Arsyad.

Menurut Novel, kehadiran Jembatan Teluk Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara akan berdampak positif bagi pengembangan Kota Kendari. Adanya jembatan ini dapat memangkas waktu tempuh sekitar 30 menit menjadi 3-5 menit dari Kota Lama menuju Kecamatan Poasia.

"Jembatan ini, diharapkan dapat menjadi ikon atau landmark baru di Provinsi Sulawesi Selatan, dan menjadi kebanggan masyarakat Indonesia," kata Novel Arsyad.

Presiden Jokowi mengatakan, lamanya waktu pengerjaan dan besarnya dana yang dibutuhkan untuk membangun jembatan ini akan sebanding dengan manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat Kendari.

Menurut Novel, jembatan yang melintasi Teluk Kendari ini sangat ditunggu kehadirannya oleh masyarakat SulawesiTenggara karena akan mempermudah akses masyarakat sekitar yang berada di Kawasan Kota Lama dan Poasia yang selama ini dipisahkan oleh Teluk.

"Selain mendukung konektivitas dan aksesbilitas, kehadiran jembatan tersebut juga mendukung pengembangan Kawasan Industri Kendari New Port serta dapat menunjang percepatan wisata bahari sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekitar dan menciptakan lapangan pekerjaan baru," tandas Novel.

Novel menambahkan, perseroan sangat bangga sekali dapat terus dipercaya oleh Kempupera untuk membangun Jembatan Teluk Kendari dan menyelesaikan pembangunan tersebut tepat waktu.

"Perseroan berharap dapat terus berpartisipasi dan diberikan kepercayaan oleh Pemerintah untuk mengerjakan proyek-proyek infrastruktur di seluruh penjuru Indonesia," tutur Novel Arsyad.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon