Kapitalisasi Saham Syariah Tembus Rp 3.061 Triliun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kapitalisasi Saham Syariah Tembus Rp 3.061 Triliun

Senin, 16 November 2020 | 14:05 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Perkembangan saham syariah di Indonesia terus berkembang, bahkan nilai kapitalisasi saham syariah berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 27 Oktober 2020 telah mencapai Rp 3.061,6 triliun atau 51,4% dari seluruh kapitalisasi pasar modal yang mencapai Rp 5.956,7 triliun. Jumlah outstanding efek syariah di pasar modal meliputi 467 saham syariah, 163 sukuk korporasi, 284 reksadana syariah dan 65 sukuk negara.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen, mengatakan sejalan dengan perkembangan industri halal, pasar modal syariah kini telah mengambil peran penting sebagai alternatif penyedia sumber pendanaan. Sehingga ke depannya bisa terwujud konsep halal value chain yang komprehensif dari hulu ke hilir.

OJK pun sudah menerbitkan peta jalan (roadmap) pasar modal syariah 2020-2024, yang mana salah satu poin pentingnya yakni peningkatan literasi dan inklusi keuangan pasar modal syariah. Apalagi, pasar modal syariah merupakan salah satu alternatif pilihan investasi yang menarik bagi investor adalah sukuk wakaf karena memadukan aspek bisnis dan spiritual yang bernilai ibadah.

“Pasar modal syariah Indonesia yang pertama di dunia yang memiliki produk investasi lengkap dan terhubung dengan filantropi Islam antara lain zakat saham, wakaf saham dan wakaf tunai yang dikaitkan sukuk atau Cash Wakaf Linked Sukuk,” kata Hoesen dalam Sharia Investment Week (SIW) 2020 secara virtual di Jakarta, Senin (16/11).

Saat ini, lanjut Hoesen, tersedia berbagai jenis efek syariah yang dapat dipilih dan disesuaikan kebutuhan pendanaan dan ukuran perusahaan baik skala menengah-besar dan usaha mikro-kecil. Misalnya bagi perusahaan skala menengah ke atas dapat melakukan penawaran umum (IPO) saham atau sukuk, sedangkan UKM dapat menerbitkan efek melalui platform crowdfunding.

Sementara itu, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi, mengatakan pasar modal syariah di Indonesia telah berkembang pesat dan semakin menarik. Terkait dengan itu, dia optimistis pasar modal syariah di Indonesia akan semakin maju seiring semakin bertambahnya jumlah investor syariah yang cukup signifikan dalam lima tahun terakhir.

“Berdasarkan data yang dihimpun dari Anggota Bursa penyedia layanan Sharia Online Trading System (AB SOTS,) dalam lima tahun terakhir jumlah investor syariah telah meningkat lebih dari 1.500%, dari 4.908 investor di tahun 2015 menjadi 80.152 investor per September 2020 dengan tingkat keaktifan mencapai 25,2%,” kata Inarno.

Inarno menjelaskan, berdasarkan data BEI per 27 Oktober 2020, volume transaksi saham syariah mencapai 56,9%, serta frekuensi transaksi saham syariah yang mencapai 61,9% dari total frekuensi transaksi saham di BEI.

Terkait SIW 2020, Inarno menjelaskan acara ini merupakan gelaran pasar modal syariah tahunan yang mempertemukan investor pasar modal syariah dengan pemangku kepentingan dan pakar di bidang pasar modal syariah. Kegiatan SIW 2020 akan berlangsung pada 16-21 November secara virtual melalui situs shariainvestmentweek.com.

“SIW 2020 diharapkan dapat meyakinkan masyarakat untuk mulai berinvestasi syariah di Pasar Modal Indonesia. Selain itu, SIW 2020 juga diharapkan dapat berperan menjadi gerbang pembuka bagi para investor syariah, baik pemula maupun investor aktif, untuk lebih memahami Pasar Modal Syariah di Indonesia dan menyebarkan semangat berinvestasi syariah di Pasar Modal Indonesia,” ungkap Inarno.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dow Melonjak 650 Poin, Investor Acuhkan Kekhawatiran Omicron

Dow Jones Industrial Avarege naik 646,95 poin atau 1,8%, menjadi 35.227,03.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Bursa Eropa Naik di Tengah Volatilitas Bitcoin

Bursa Eropa ditutup menguat di tengah perkembangan varian Covid-19 omicron dan volatilitas bitcoin.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Pemerintah Tingkatkan Ekspor ke Negara Non-Tradisional

Perluasan pasar ekspor ke negara-negara non-tradisional, seperti Afrika,Timur Tengah dan Asia Selatan sangat terbuka.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Hipmi Jaya Kukuhkan 315 Pengusaha Muda Baru

Hipmi Jaya sebagai organisasi pengusaha muda terbesar di DKI Jakarta, resmi mengukuhkan 315 anggota baru.

EKONOMI | 6 Desember 2021

Produk Lokal Dominasi Pilihan Konsumen Indonesia

Berdasarkan survei Ipsos Global Trends 2021, mayoritas (87%) konsumen Indonesia lebih cenderung memilih membeli produk lokal dibandingkan brand global.

EKONOMI | 6 Desember 2021

Prudential dan Standard Chartered Lansir 2 Dana Investasi

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Standard Chartered meluncurkan dua dana investasi campuran dalam mata uang rupiah dan dolar AS.

EKONOMI | 6 Desember 2021

Bukaka Garap Penggantian Jembatan Callender Hamilton

PT Baja Titian Utama (anak usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk) akan mengerjakan proyek penggantian jembatan Callender Hamilton di Pulau Jawa.

EKONOMI | 6 Desember 2021

Indonesia Minta Malaysia Kembali Bahas MoU Penempatan PMI

Pemerintah belum bisa menempatkan pekerja Indonesia di perkebunan sawit Malaysia.

EKONOMI | 6 Desember 2021

Industri Pengolahan Susu Miliki Prospek Cerah

Industri pengolahan susu masih memiliki prospek bisnis yang cukup cerah ke depannya. 

EKONOMI | 6 Desember 2021

Banyak Alumni Magang di Jepang Jadi Youtuber

Menaker memberikan apresiasi kepada alumni pemagangan Jepang yang sukses menjadi Youtuber dengan konten kehidupan di Jepang.

EKONOMI | 6 Desember 2021


TAG POPULER

# Mahasiswi Bunuh Diri


# Kasus Anak Ahok


# Kereta Api Tabrak Angkot


# Marcus/Kevin


# Jokowi 3 Periode



TERKINI
Dow Melonjak 650 Poin, Investor Acuhkan Kekhawatiran Omicron

Dow Melonjak 650 Poin, Investor Acuhkan Kekhawatiran Omicron

EKONOMI | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings