Ibunda Dino Patti Djalal Jadi Korban Mafia Tanah, Hipmi: Momentum Pembersihan BPN
Kamis, 11 Februari 2021 | 16:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pengusaha menilai saat ini menjadi momentum tepat bagi Menteri Agraria Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil untuk melakukan pembersihan mafia tanah di dalam maupun di luar BPN. Kasus yang menimpa ibunda mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, dinilai tidak mungkin terjadi tanpa keterlibatan oknum BPN.
"Karena tidak mungkin mafia tanah seperti yang menimpa Pak Dino Patti Djalal itu dilakukan tanpa ada oknum BPN yang membantu," kata Fungsionaris Badan Pengurus Pusat Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Nuril Anwar dalam keterangan persnya, di Jakarta, Kamis (11/2/2021).
Pembersihan ini juga diharapkan dapat berkolaborasi dengan masyarakat dan aparat kepolisian. "Permasalahan tanah ini sangat kompleks, kalau BPN bekerja sendiri tidak mungkin bisa, karena beberapa persoalan pertanahan ini ada dimensi hukum dan adatnya, maka perlu kolaborasi dengan polisi dan masyarakat," ujar Nuril.
Nuril menambahkan sejauh ini Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil sudah banyak melakukan terobosan. "Kalau kita lihat kinerja Menteri sudah sangat baik, semua pengurusan tanah cepat, transparan. Cuma pasti masih ada oknum-oknum nakal itu PR yang harus dibereskan," tegas Nuril.
Seperti diketahui saat ini banyak diberitakan sengketa dan penyerobotan tanah. Terakhir yang ramai dibicarakan tentang diserobotnya tanah milik ibunda Dino. Selain itu ada juga permasalahan tanah antara PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII terkait kepemilikan lahan yang digunakan sebagai markas syariah pimpinan Rizieq Syihab.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




