ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

GOS Catering Siap Melantai di Bursa untuk Berkiprah di Regional

Kamis, 25 Februari 2021 | 17:56 WIB
GR
WP
Penulis: Gita Rossiana | Editor: WBP
Ilustrasi jasa boga.
Ilustrasi jasa boga. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan jasa pelayanan makanan, PT Global Oceania Sejahtera (GOS Catering) yang tergabung dalam GOS Group tengah melakukan konsolidasi sebelum melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan melantai di bursa, perseroan menargetkan bisa berkiprah di level regional dan global. 

Founder sekaligus Chief Executive Officer (CEO) PT Global Oceania Sejahtera, Agus Winarko mengatakan, IPO bisa membuat perusahaan lebih akuntabel dan dipercaya. "Untuk melakukan IPO, saat ini kami sedang melakukan restrukturisasi internal, terkait keuangan, legal, dan pajak. Dengan langkah itu, kami berharap bisa bertumbuh, tertib administrasi, dan good clean governance," kata Agus dalam paparan perusahaan bersama media secara Virtual, Kamis (25/2/2021).

Dia berharap perbaikan internal bisa selesai secepatnya sehingga GOS Catering bisa melakukan IPO dan masuk ke papan utama. Lewat IPO ini, perseroan berharap bisa masuk ke pasar regional, bahkan global. "Hasil dana IPO akan digunakan untuk menjadi integrated food services company," ujar dia.

Dia mengatakan, pada tahun 2021 perseroan menargetkan pendapatan naik hingga 3-4 kali lipat dari pendapatan pada 2020. Sementara hingga kuartal I 2021, pendapatan perseroan sudah meningkat dua kali lipat dari 2020.

ADVERTISEMENT

Pada tahun ini perseroan akan terlibat dalam beberapa proyek dengan perusahaan multinasional, seperti Chevron Indonesia, Sapura Energy dari Malaysia, Seascape dan ANJ Plantation. Bahkan, perseroan juga akan bekerja sama dengan food consolidator dengan Jerman. Tak kurang 50 perusahaan sudah menjadi klien GOS Catering.

GOS Catering berdiri pada tahun 2012. Awalnya, GOS Catering menjadi food distributor menangani klien-klien di sektor minyak dan gas di Kalimantan Timur. Dalam perjalanannya, perusahaan ini merambah ke bisnis industrial katering pada 2017.

Agus optimistis GOS Catering tumbuh lebih cepat di level regional bahkan global menjadi food services company. Apalagi, secara umum, pangsa pasar katering masih terbuka luas. Dia menilai, kapasitas yang sudah terisi pemain di bisnis ini baru sekitar 50%. Sisanya bisa menjadi peluang besar bagi GOS Catering.

Saat ini GOS Catering menangani klien perusahaan lokal maupun asing di sektor minyak dan gas. Selain itu, merambah katering di sektor perkebunan dan sektor lain. Para klien tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Papua.

Perusahaan akan mengembangkan sejumlah industri hulu dalam bentuk unit bisnis yang mendukung bisnis katering. Adapun industri hulu yang berkaitan dengan katering antara lain GOS Farm, GOS Nutrient, GOS Packs dan GOS Xperience.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BEI: 11 Perusahaan Besar Siap IPO, Total Antrean 15 Emiten

BEI: 11 Perusahaan Besar Siap IPO, Total Antrean 15 Emiten

EKONOMI
OJK Sambut Insentif Fiskal untuk Dorong Daya Saing Pasar Modal

OJK Sambut Insentif Fiskal untuk Dorong Daya Saing Pasar Modal

EKONOMI
Balik Modal Tahun Depan, VinFast Siap Melantai di Bursa pada 2028

Balik Modal Tahun Depan, VinFast Siap Melantai di Bursa pada 2028

EKONOMI
Saham WBSA Berakhir Menguat 34 Persen pada Hari Pertama Perdagangan

Saham WBSA Berakhir Menguat 34 Persen pada Hari Pertama Perdagangan

EKONOMI
SpaceX Ajukan IPO, Berpotensi Jadi Penawaran Saham Terbesar Dunia

SpaceX Ajukan IPO, Berpotensi Jadi Penawaran Saham Terbesar Dunia

EKONOMI
BEI Terapkan Aturan Baru Emiten, Free Float Naik dan GCG Diperkuat

BEI Terapkan Aturan Baru Emiten, Free Float Naik dan GCG Diperkuat

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon