Pelaku Pasar Cermati BI Tahan Suku Bunga Acuan 3,5%
Jumat, 19 Maret 2021 | 09:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pelaku pasar di lantai bursa mencermati keputusan Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan 7DRRR sebesar 3,5%, suku bunga pinjaman 4,25% dan suku bunga simpanan 2,75%. Hal ini diputuskan setelah melakukan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Kamis (18/3/2021).
Dalam riset harian Pilarmas Sekuritas, Jumat (19/3/2021), keputusan tersebut sejalan dengan komitmen BI menjaga stabilitas rupiah dari ketidakpastian pasar keuangan global yang dalam beberapa pekan terakhir ikut memberikan tekanan pada pergerakan rupiah.
"Selain itu, sinergi BI dalam menudukung pemulihan ekonomi nasional dengan mengoptimalkan kebijakan makro prudensial akomodatif, akselerasi pendalaman pasar uang, dukungan kebijakan internasional serta digitalisasi systemn pembayaran menjadi fokus dari BI dalam beberapa bulan ke depan," kata riset tersebut.
Hal tersebut sejalan dengan langkah–langkah kebijakan sebagai tindak lanjut sinergi kebijakan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). "Implementasi percepatan penyaluran kredit perbankan kepada pelaku usaha di sektor prioritas menjadi fokus BI dalam waktu dekat,' kata riset.
Sementara turunnya kualitas kredit sebagai dampak dari pandemi memberikan tekanan pada kenaikan CKPN perbankan sehingga laba perbankan di tahun 2020 terkoreksi. "Restrukturisasi kredit yang diperpanjang hingga 2022 tentu menjadikan perbankan lebih berhati-hati dalam melakukan distribusi kredit," kata dia.
Namun yang jadi permasalahan saat ini bagi pelaku usaha adalah melambatnya daya beli masyarakat di akhir kuartal I tahun ini. "Adanya momentum lebaran pada kuartal II dinilai tidak berdampak signifikan pada kenaikan daya beli," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




