ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Fokus Pasar: Uni Emirat Arab Siapkan Dana Rp 144 Triliun untuk SWF Indonesia

Kamis, 25 Maret 2021 | 09:58 WIB
NF
FB
Penulis: Nabil Syarifudin Al Faruq | Editor: FMB
Presiden Joko Widodo saat memperkenalkan para anggota Dewan Pengawas dan Dewan Direktur Lembaga Pengawas Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA) pada Selasa, 16 Februari 2021, di veranda Istana Merdeka, Jakarta.
Presiden Joko Widodo saat memperkenalkan para anggota Dewan Pengawas dan Dewan Direktur Lembaga Pengawas Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA) pada Selasa, 16 Februari 2021, di veranda Istana Merdeka, Jakarta. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas)

Jakarta, Beritasatu.com — Pemerintah Uni Emirat Arab akan menginvestasikan dana sebesar US$ 10 miliar atau setara dengan Rp 144 triliun yang akan ditempatkan pada instrumen Sovereign Wealth Fund (SWF) Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA).

Dalam riset harian Pilarmas Sekuritas, Kamis (25/3/2021), KBRI Abu Dhabi menyampaikan bahwa penempatan dana investasi tersebut merupakan arahan langsung dari Putra Mahkota Abu Dhabi yang juga menjabat sebagai Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab. Komitmen investasi ini tentu memberikan katalis positif bagi hubungan kedua negara.

"Sejauh ini Uni Emirat Arab menjadi investor utama yang terbesar pada SWF. Sebelumnya beberapa negara seperti Jepang, Amerika Serikat dan Kanada telah mengumumkan komitmen investasi mereka pada SWF," tulis Pilarmas Sekuritas.

Bergabungnya Uni Emirat Arab semakin menunjukkan tingginya kepercayaan dunia internasional untuk berinvestasi pada Indonesia dan dinilai akan semakin menarik investor dunia lainnya untuk bergabung untuk berinvestasi.

ADVERTISEMENT

Untuk diketahui, SWF Indonesia dibentuk dan beroperasi berdasarkan mandat dari UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau yang biasa dikenal UU Cipta Kerja dan merupakan suatu lembaga pengelola investasi Indonesia yang dibentuk khusus dengan undang-undang yang bertujuan untuk meningkatkan optimalisasi aset, menarik investasi dan kerja sama dari berbagai pengelola investasi lainnya di dunia serta untuk meningkatkan iklim investasi yang lebih baik di Indonesia.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirate Arab berharap agar SWF dengan dana kelolaannya dapat meningkatkan kemampuan permodalan bagi pembiayaan berbagai proyek pembangunan tanpa meningkatkan utang, menerapkan international best practice serta meningkatkan kinerja dan manfaat aset yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

Terkait kepastian dari SWF tersebut tentu dapat menjadi katalis positif bagi produktvitas dalam negeri di mana proyek infrastruktur yang tertunda di tahun 2020 dapat kembali beroperasi sesuai dengan strategi pemerintah guna menopang konsumsi dan daya beli yang melemah pascapandemi.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon