IPO, Produsen Pupuk Nusa Palapa Bidik Dana Rp 64 Miliar
Selasa, 13 April 2021 | 06:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, perusahaan di bidang produksi dan pemasaran pupuk buatan majemuk Hara Makro Primer akan menggelar Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) dengan membidik dana sekitar Rp 64 miliar. Perusahaan akan melepas 648.047.200 lembar saham atau 20% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan dengan harga Rp 100 per saham.
"Langkah Nusa Palapa masuk Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IPO adalah bagian dari strategi meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan dan tata kelola lebih baik lagi," kata Direktur Utama PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, Uus Sudianto dalam keterangam pers yang diterima Selasa (13/4/2021).
Dia menjelaskan dari aksi korporasi ini, perseroan akan menerima dana segar sebesar Rp 64,8 miliar. Dana IPO, sebesar 82% akan digunakan untuk akuisisi lahan dan sisanya sebanyak 18% akan digunakan untuk modal kerja perseroan.
Uus mengatakan Nusa Palapa yang didirikan pada 2001 merupakan pemilik pabrik pupuk NPK. Menurutnya, prospek bidang usaha perusahaan sangat bagus menyusul pertumbuhan permintaan pupuk NPK dari perkebunan kelapa sawit imbas membaiknya harga crude palm oil (CPO). "Selain itu, pertumbuhan sektor industri pupuk yang meningkat dan menyumbang PDB (produk domestik bruto) ekspor nonmigas Indonesia," kata dia.
Sementara Nusa Palapa menunjuk PT UOB Kayhian Sekuritas sebagai penjamin emisi (underwriter) IPO. Head of Corporate Finance PT UOB KayHian Sekuritas Daud Gunawan memaparkan, Nusa Palapa memperoleh Izin Efektif IPO dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 Maret 2021. Selama masa penawaran umum pada tanggal 31 Maret sd 7 April 2021, saham PT Nusa Palapa Gemilang Tbk mendapatkan minat yang cukup positif dari para investor dan seluruh saham yang ditawarkan dapat terserap dengan baik.
PT Nusa Palapa Gemilang memiliki pabrik di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Aset pertama perseroan adalah mesin produksi dengan teknologi Pan Granulator yang menghasilkan pupuk NPK Granul dan Mikro Granul. Selanjutnya pada tahun 2010, perseroan meningkatkan kapasitas produksi dengan membangun line produksi baru mesin Steam Granulation satu dan pada Juli 2019 perseroan mengoperasikan mesin Steam Granulation dua. Total kapasitas produksi perseroan saat ini adalah 180.000 ton per tahun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




