Bursa Eropa Mixed di Tengah Musim Pendapatan Perusahaan
Kamis, 29 April 2021 | 05:26 WIB
London, Beritasatu.com- Bursa Eropa ditutup bervariasi (mixed) pada Rabu (28/4/2021) karena para trader menunggu komentar dari bank sentral AS, Federal Reserve (the Fed).
Pan-European Stoxx 600 mengakhiri sesi sedikit berubah, dengan bank naik 1,5% dipimpin lonjakan harga saham Deutsche Bank. Sementara sektor industri turun 0,7%.
Investor Eropa mencerna banyak laporan pendapatan dari Deutsche Bank, Sanofi, Dassault Systemes, Banco Santander, French Connection, GlaxoSmithKline dan Lloyds Banking Group, antara lain.
Deutsche Bank melaporkan laba 908 juta euro (US$ 1,1 miliar) untuk kuartal pertama, laba kuartalan terkuat selama 7 tahun, didukung kinerja berkelanjutan di divisi perbankan investasi.
Saham pemberi pinjaman asal Jerman melonjak 10,7% untuk memimpin Stoxx 600 pada penutupan pasar Rabu, sementara Lloyds naik 3,5% setelah pendapatannya mengalahkan ekspektasi.
Prospek 2021 yang kuat dari Delivery Hero membuat harga saham perusahaan pengiriman makanan Jerman itu naik 9,4%.
Adapun perusahaan perangkat lunak cloud Swedia Sinch turun 10,8% setelah laporan merilis kuartal pertama.
Investor juga fokus pada keputusan terbaru dari Federal Reserve AS, yang akan diumumkan. Di Wall Street, bursa saham di zona merah Rabu karena investor mencerna pendapatan teknologi utama dan bersiap pengumuman kebijakan Federal Reserve terbaru.
The Fed mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari pada Rabu. Bank sentral diperkirakan tidak akan mengambil tindakan apa pun, tetapi para ekonom mengharapkan mempertahankan kebijakannya agar inflasi memanas. Ketua Fed Jerome Powell akan mengadakan konferensi pers.
Investor juga akan mengamati saham Apple dan Facebook, yang akan melaporkan pendapatan pada hari Rabu setelah perdagangan bursa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




