ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Arsjad Rasjid Diminta Bawa Kadin Majukan Sektor Kelautan dan Perikanan

Rabu, 19 Mei 2021 | 14:16 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, Arsjad Rasjid.
Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, Arsjad Rasjid. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menitipkan harapan besar kepada calon ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid agar para pengusaha turut serta memajukan sektor kelautan Indonesia.

Sakti mengatakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan punya target menyumbang ekonomi negara hingga 162 miliar USD pada kurun 2021 hingga 2024. Akan tetapi, sampai saat ini sektor kelautan belum menjadi prioritas.

"Saya punya program tahun 2021 hingga 2024 ada USD 162 miliar pasar kelautan dan perikanan. Menurut saya laut msaih dipunggungi, juaranya Tiongkok dari sisi eksportir dan importir terbesar dunia," kata Sakti, melalui keterangan pers, Rabu (19/5/2021).

Sektor kelautan Indonesia memang memiliki potensi amat besar, namun hingga saat ini belum kunjung dimanfaatkan secara maksimal sehingga kontribusinya terhadap perekonomian nasional masih minim.

ADVERTISEMENT

Pemerintah sudah melakukan beberapa hal, salah satunya dengan membangun tol laut untuk meningkatkan pendapatan dari sektor kelautan. Akan tetapi pemerintah tak bisa bekerja sendiri. Pemerintah butuh bantuan dari pihak-pihak lain, salah satunya Kadin.

Maka dari itu, Menteri Sakti berharap Kadin bisa menjadi solusi permasalahan ini. Di bawah kepemimpinan Arsjad Rasjid, Kadin harus mulai bergerak ke sektor kelautan dan perikanan.

"Saya terus terang sangat dekat dengan Arsjad. Saya bisik-bisik dengan Mendag Lutfi, Kadin harus bergerak ke arah sana (garap sektor kelautan dan perikanan)," kata Sakti. 



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon