Menkeu Waspadai Varian Baru Covid-19 Berdampak pada Ekonomi
Selasa, 15 Juni 2021 | 19:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pemerintah terus mencermati perkembangan Covid-19 termasuk mewaspadai munculnya varian baru yang sudah mulai masuk ke Indonesia. Langkah ini penting karena bisa berdampak pada pemulihan ekonomi nasional (PEN).
"Munculnya varian baru yang sudah masuk ke Indonesia, karakternya mudah sekali menular dan tentu ini tidak hanya satu varian dari India, Afrika Selatan, dan kita perlu terus tingkatkan kewaspadaan," tuturnya dalam webinar BPK, Selasa (15/6/2021).
Ia mengatakan bahwa, percepatan vaksinasi merupakan kunci penanganan pandemi. Sementara vaksinasi di Indonesia cenderung rendah dan cakupannya tidak merata. Di level global, akses dan kecepatan vaksinasi antarnegara juga tidak merata.
"Kita perlu terus tingkatkan kewaspadaan, akses kecepatan vaksinasi tidak merata antarnegara dan dalam negara kita sendiri, perlu lakukan strategi vaksinasi," tuturnya.
Selain langkah pemerintah mempercapat vaksinasi, berbagai indikator menujukkan pemulihan ekonomi seperti indeks keyakinan masyarakat, indeks penjualan ritel yang meningkat di level 223,9, serta penjualan mobil secara ritel naik 227%. Hal lain indikator produksi dan konsumsi listrik yang mulai meningkat.
Melihat indikator ini, pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021 diyakini dapat mencapai 7% hingga 8%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




