ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kempupera Bangun Rusun untuk Tenaga Medis di Gorontalo Utara

Rabu, 23 Juni 2021 | 15:52 WIB
M
FH
Penulis: Muzakir | Editor: FER
Ilustrasi rusun.
Ilustrasi rusun. (Dok Kempupera)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) menyiapkan anggaran sebesar Rp 17,9 miliar untuk pembangunan rumah susun (Rusun) tenaga medis di Gorontalo Utara.

"Rumah susun bagi tenaga medis juga diperlukan mengingat mereka bekerja tanpa kenal lelah menjaga masyarakat agar tetap sehat dan terhindar dari Covid-19. Kami ingin tenaga medis bisa tinggal dengan nyaman sehingga kesehatan mereka juga terjaga dengan baik," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kempupera, Khalawi Abdul Hamid, di Jakarta, Rabu (23/6/2021).

Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali, menyatakan rumah susun tersebut berlokasi di Kabupaten Gorontalo Utara dan diperuntukkan bagi tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit dr Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara.

"Pembangunan rusun tenaga medis tersebut senilai Rp 17,9 miliar. Kontraktor pelaksana PT Tata Guna Pratama dan konsultan PT Bermuda Konsultan. Pembangunan rusun dimulai dari tanggal 29 April 2021 dan ditargetkan selesai pada bulan Desember 2021 dalam kurun waktu 240 hari kerja," terangnya.

ADVERTISEMENT

Rusun ini, imbuhnya, dibangun diatas lahan 1,3 hektare dengan konstruksi bawah yaitu bor pile dengan diameter 80 cm dengan kedalaman sampai 9 meter. Rusun akan dibangun setinggi tiga lantai dengan 40 unit hunian tipe 36 serta dilengkapi dengan fasilitas standar gedung negara serta bantuan PSU pendukung di halaman rumah susun.

Wakil Ketua DPR, Rachmat Gobel menyatakan, adanya pembangunan fasilitas publik termasuk hunian untuk para tenaga medis, merupakan salah satu harapan agar investasi pemerintah sejalan dengan pertumbuhan perekonomian daerah yang akan mampu mendorong penurunan angka kemiskinan serta mendorong agar tenaga medis memiliki tempat tinggal yang nyaman.

"Pembangunan rusun tersebut merupakan kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan DPRD setempat. Pemerintah daerah juga perlu ikut mengawasi proses pembangunan rusun ini dan berbagai program bantuan pemerintah lainnya agar hasilnya sesuai harapan," kata Rachmat Gobel.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Rusun Senen Akan Gunakan Skema Sewa dengan Harga Terjangkau

Rusun Senen Akan Gunakan Skema Sewa dengan Harga Terjangkau

EKONOMI
Kementerian PKP dan KAI Gandeng Astra Bangun 1.000 Rusun di Lahan KAI

Kementerian PKP dan KAI Gandeng Astra Bangun 1.000 Rusun di Lahan KAI

EKONOMI
1.000 Unit Rumah Susun Akan Dibangun di Lahan KAI Dekat Stasiun Kota

1.000 Unit Rumah Susun Akan Dibangun di Lahan KAI Dekat Stasiun Kota

NASIONAL
300 Unit Rusun Subsidi di Senen Jakpus Ditarget Rampung 15 Juni 2026

300 Unit Rusun Subsidi di Senen Jakpus Ditarget Rampung 15 Juni 2026

EKONOMI
Maruarar Sirait dan Dony Oskaria Tinjau Lahan Calon Rusun Senen

Maruarar Sirait dan Dony Oskaria Tinjau Lahan Calon Rusun Senen

NASIONAL
KAI Bakal Bangun 5.484 Rusun Subsidi di 4 Kota

KAI Bakal Bangun 5.484 Rusun Subsidi di 4 Kota

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon