Maruarar Sirait dan Dony Oskaria Tinjau Lahan Calon Rusun Senen
Minggu, 29 Maret 2026 | 19:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Dony Oskaria meninjau lahan pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan bantaran rel kereta api (KA) Senen, Jakarta.
Maruarar menyampaikan pembangunan rusun tersebut akan dilakukan di atas lahan seluas 1,4 hektare milik PT Angkasa Pura, dengan dua skema pengembangan yang mengedepankan sinergi antara BUMN dan pihak swasta.
Adapun lokasi lahan berada di Jalan Kramat Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
“Konsepnya, salah satu yang akan dikembangkan adalah tanah tetap dimiliki BUMN. Nantinya pihak swasta akan membantu pembangunan, lalu setelah selesai diserahkan kembali kepada BUMN. Ini menjadi salah satu pola sinergi,” kata Maruarar dilansir dari Antara, Minggu (29/3/2026).
Ia menambahkan, konsep final pengembangan akan diputuskan bersama BP BUMN pada Rabu (1/4/2026).
Sementara itu, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menegaskan dukungan penuh terhadap program penyediaan hunian yang diinisiasi pemerintah. Menurut dia, optimalisasi aset BUMN menjadi kunci dalam mempercepat realisasi proyek tersebut.
“Pada dasarnya kami mendukung setiap program pemerintah, khususnya yang disampaikan Menteri Perumahan. Kami juga akan mengoptimalkan seluruh aset BUMN agar lebih bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Dony.
Dony menambahkan, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat.
“Groundbreaking diharapkan dimulai pada Mei karena dibutuhkan percepatan dalam penyediaan rumah bagi masyarakat. Skema yang disiapkan juga akan dibuat seefisien, secepat, dan seaman mungkin,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta sejumlah kementerian dan lembaga untuk membangun hunian bagi warga yang masih tinggal di bantaran rel kereta api, usai meninjau langsung permukiman di kawasan Senen, Jakarta.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan Presiden telah menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Perum Perumnas, serta PT Kereta Api Indonesia untuk membangun hunian dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi masyarakat di kawasan tersebut.
“Hari ini tim sudah bergerak untuk memulai proses pembangunan hunian dan fasilitas MCK baru yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal sebelumnya,” kata Seskab Teddy dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




