ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penjualan Indofood Sukses Makmur Capai Rp37,26 Triliun

Rabu, 31 Oktober 2012 | 13:23 WIB
MA
B
Penulis: Muihammad Aulia | Editor: B1
Menara Indofood
Menara Indofood (AFP)
Laba kotor perusahaan juga naik 7,5 persen menjadi Rp10,30 triliun berbanding Rp9.58 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya

PT Indofood Sukses Makmur Tbk membukukan penjualan bersih konsolidasi sebesar Rp37,26 triliun, meningkat 10,3 persen dari Rp33,77 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Kelompok usaha strategis (Grup) Indofood, yaitu Produk Konsumen Bermerek (CBP), Bogasari, Agribisnis dan Distribusi masing-masing memberikan kontribusi sebanyak 43 persen, 24 persen, 25 persen dan 8 persen terhadap penjualan bersih konsolidasi.

Sementara laba kotor perusahaan juga naik 7,5 persen menjadi Rp10,30 triliun berbanding Rp9.58 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun demikian, marjin laba kotor turun menjadi 27,7 persen dari 28,4 persen, terutama karena penurunan kinerja Grup Agribisnis sebagai akibat turunnya harga jual rata-rata hasil perkebunan serta kenaikan biaya produksi.

"Lemahnya harga CPO dan karet telah menekan kinerja Grup Agribisnis, meskipun kami tetap berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja. Kami tetap positif terhadap prospek Grup Agribisnis kedepannya dan akan melanjutkan rencana ekspansi sambil terus berupaya untuk mempertahankan daya saing kami di pasar," ungkap Direktur Utama dan CEO Indofood Sukses Makmur, Anthoni Salim, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, hari ini.

Laba usaha tumbuh 3,4 persen menjadi Rp5,36 triliun dari Rp5,19 triliun, sedangkan marjin laba usaha turun menjadi 14,4 persen dari sebelumnya 15,4 persen, karena naiknya beban operasional.

Kemudian laba berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 9,7 persen menjadi Rp2,55 triliun dari Rp2,32 triliun, karena turunnya kepentingan non pengendali akibat penurunan kinerja Grup Agribisnis.

Marjin laba bersih sendiri sedikit turun menjadi 6,8 persen dari 6,9 persen, meskipun core profit mengalami kenaikan 7,4 persen menjadi Rp2,54 triliun dari Rp2,37 triliun pada periode yang sama ditahun sebelumnya.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon