ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Permintaan Panel Surya Tetap Tinggi Selama Pandemi

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:02 WIB
RP
FH
Penulis: Rangga Prakoso | Editor: FER
SUN Energy melihat peluang dari pemanfaatan energi baru dan terbarukan di berbagai sektor industri.
SUN Energy melihat peluang dari pemanfaatan energi baru dan terbarukan di berbagai sektor industri. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Surya Utama Nuansa (Sun Energy) menyebut permintaan pemasangan perangkat panel surya tetap tinggi selama pandemi Covid-19. Efisiensi pemakaian energi dan era energi bersih, dinilai menjadi faktor utama peningkatan tersebut.

Chief Operation Officer Sun Energy Philip Lee mengatakan, permintaan pemasangan panel surya tetap tinggi selama pandemi. Dia menyebut tenaga surya merupakan solusi bagi perusahaan, pabrik bahkan perhotelan dalam menekan biaya tagihan listrik.

"Kami tawarkan solusi yang membantu menekan cost," kata Philip dalam media visit Beritasatu Media Holdings secara virtual di Jakarta, Selasa (27/7/2021).

Philip menuturkan pandemi hanya berdampak pada durasi pemasangan perangkat. Pasalnya kebijakan pembatasan kegiatan membuat sejumlah pabrik menghentikan produksi. "Alhasil, tim Sun Energy tidak bisa melakukan pemasangan perangkat panel surya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Philip mengakui perangkat panel surya yang dipasarkannya berasal dari Tiongkok. Namun, dia menegaskan perangkat yang dimiliki Sun Energy masih ada tingkat kandungan dalam negeri (TKDN). "Teknologi panel surya terus berkembang dan semakin terjangkau. Biaya perawatan minim dan ini energi bersih," ujarnya.

Chief Commercial Officer Sun Energy Dion Jefferson mengungkapkan, pihaknya telah memasang sebanyak 80 megawatt peak (MWp) total kapasitas panel surya di seluruh Indonesia. Selain perkantoran, perumahan, industri, Sun Energy juga melayani kebutuhan perkebunan untuk melistriki pompa irigasi.

"Bahkan, perusahaan memasang perangkat panel surya di kampus-kampus. Pemasangan itu bukan hanya untuk pasokan energi, namun juga digunakan untuk penelitian. Mesin pendingin ikan pun dapat menggunakan panel surya kami," kata Dion.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Danantara Diminta Percepat Investasi Floating Solar Cell

Danantara Diminta Percepat Investasi Floating Solar Cell

EKONOMI
AS Selidiki Subsidi Panel Surya RI, Mendag Siap Bela Industri

AS Selidiki Subsidi Panel Surya RI, Mendag Siap Bela Industri

EKONOMI
Tarif Panel Surya AS Tembus 143 Persen, ESDM Soroti Transhipment

Tarif Panel Surya AS Tembus 143 Persen, ESDM Soroti Transhipment

EKONOMI
Produk Indonesia Ini Ternyata Kena Tarif 104 Persen dari AS

Produk Indonesia Ini Ternyata Kena Tarif 104 Persen dari AS

EKONOMI
Bahlil Resmikan Area Padel Berteknologi Panel Surya di Kantor Golkar

Bahlil Resmikan Area Padel Berteknologi Panel Surya di Kantor Golkar

JAKARTA
Jepang Temukan Solar Panel yang Lebih Kuat dari Reaktor Nuklir

Jepang Temukan Solar Panel yang Lebih Kuat dari Reaktor Nuklir

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon