ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Most Innovative Insurance Companies Awards 2021

Industri Asuransi Hadapi 3 Disrupsi

Jumat, 6 Agustus 2021 | 15:57 WIB
AP
AO
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: AO
Founder & CEO The Iconomics Bram S Putro.
Founder & CEO The Iconomics Bram S Putro. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Saat ini Paling setidaknya ada tiga disrupsi yang sedang dihadapi perusahaan-perusahaan asuransi, yakni disrupsi akibat pandemi Covid-19, disrupsi digital, dan disrupsi milenial. Perusahaan-perusahaan asuransi harus gesit dalam melakukan berbagai inovasi untuk menghadapi tiga disrupsi tersebut.

Hal itu dikatakan Founder & CEO The Iconomics Bram S Putro dalam acara Most Innovative Insurance Companies Awards 2021 di Jakarta, Kamis (5/8/2021). Most Innovative Insurance Companies Awards 2021 menjadi bentuk penghargaan dari The Iconomics atas berbagai inovasi yang dilakukan perusahaan-perusahaan asuransi di Indonesia di masa-masa yang sangat menantang ini.

"Kami berharap semakin banyak inovasi yang dilakukan perusahaan asuransi di Indonesia. Perluasan dan penguatan teknologi digital diharapkan akan semakin masif dilakukan oleh perusahaan asuransi, karena kita percaya teknologi digital akan meningkatkan efisiensi," kata dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis.

Apalagi di masa pandemi COVID-19 ini, semakin relevan teknologi digital untuk semakin banyak digunakan, kata pimpinan perusahaan media itu. Menurut Bram, apresiasi melalui Most Innovative Insurance Companies Awards 2021 yang sudah memasuki tahun kedua itu hanya sebagai pemantik awal untuk memacu perusahaan untuk berlomba-lomba melakukan terobosan inovatif.

ADVERTISEMENT

Semakin banyak perusahaan asuransi yang inovatif tidak hanya menguntungkan perusahaan saja tapi juga menguntungkan bagi masyarakat. "Tentunya dapat mendorong masyarakat untuk semakin melihat pentingnya berasuransi," katanya.

Menurut dia, adanya berbagai inovasi yang dilakukan perusahaan asuransi akan menjadi strategi perusahaan untuk meningkatkan daya saingnya dengan para kompetitornya. Sekaligus bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat atau nasabah.

Bram menjelaskan, apresiasi itu diberikan setelah melalui proses penilaian. Tim riset The Iconomics melakukan desk research dengan membuat penyaringan awal yang melihat kinerja perusahaan asuransi dari 2020.

Beberapa kinerja yang dilihat adalah premi neto dan laba setelah pajak perusahaan asuransi. Selanjutnya, tim riset akan melihat inovasi yang telah dilakukan oleh perusahaan asuransi yang sudah difilter pada tahap awal.

Untuk melengkapi penilaian, dilakukan survei persepsi dari penilaian responden yang dilakukan secara online oleh sekitar 300 responden di Jakarta dan Surabaya, dengan melihat product innovation, service innovation dan image innovation.

Perusahaan yang masuk dalam Most Innovative Insurance Companies Awards 2021 dibagi dalam 3 kategori besar. Kategori tersebut meliputi kategori perusahaan asuransi jiwa, kategori perusahaan asuransi umum, dan kategori reasuransi.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Terapkan QR Code untuk Cek Legalitas Pialang Asuransi

OJK Terapkan QR Code untuk Cek Legalitas Pialang Asuransi

EKONOMI
Lindungi Nasabah, LPS Siapkan Program Penjaminan Polis Asuransi

Lindungi Nasabah, LPS Siapkan Program Penjaminan Polis Asuransi

EKONOMI
OJK Perpanjang Implementasi SLIK Asuransi hingga 2027

OJK Perpanjang Implementasi SLIK Asuransi hingga 2027

EKONOMI
Wujudkan Kepedulian Kesehatan Lewat Donor Darah, Mini MCU, dan Breast Cancer Screening

Wujudkan Kepedulian Kesehatan Lewat Donor Darah, Mini MCU, dan Breast Cancer Screening

MULTIMEDIA
Aset Asuransi dan Dana Pensiun Tembus Rp 2.992 Triliun

Aset Asuransi dan Dana Pensiun Tembus Rp 2.992 Triliun

EKONOMI
OJK Proyeksikan Premi Unit Link Tumbuh Terbatas pada 2026

OJK Proyeksikan Premi Unit Link Tumbuh Terbatas pada 2026

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon