Tarik Minat Investor, ESDM Mulai Eksplorasi Potensi Panas Bumi
Jumat, 3 September 2021 | 15:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai melakukan pengeboran sumur eksplorasi panas bumi.
Program pengeboran ini merupakan upaya pemerintah menarik minat investor dalam menggarap potensi panas bumi.
Pasalnya, Indonesia memiliki potensi panas bumi hingga 23.000 megawatt (MW), sedangkan yang sudah dimanfaatkan sebesar 2.100 MW.
Menteri ESDM Arifin Tasrif menyaksikan langsung tajak perdana pengeboran slim hole panas bumi di kawasan Sukabumi, Jawa Barat, hari ini.
"Ini adalah pertama kali program yang dilakukan pemerintah untuk mengidentifikasi sumber daya panas bumi yang ada," kata Arifin yang ditayangkan secara virtual, Jumat (3/9/2021).
Arifin menuturkan proses, pengeboran ini memakan waktu sekitar 1 bulan hingga 2 bulan. Setelah itu diperoleh data-data akurat yang dibutuhkan investor dalam menggarap potensi panas bumi tersebut.
"Tujuannya data-data yang jelas akan memberikan kemudahan bagi investor untuk melakukan kajian-kajian keekonomian," ujarnya.
Dikatakannya, ada 8 lokasi yang pengeboran di Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk di Jawa Barat ada yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yakni Sumur CKK-01 dan satu lagi berada di area masyarakat yakni sumur CKK-02.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




