Catat Kinerja Positif, Jasa Raharja Cetak Laba Bersih Rp 1,64 T
Jumat, 14 Januari 2022 | 17:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Jasa Raharja menargetkan kinerja tahun 2022 tumbuh berkelanjutan, setelah meletakkan pondasi fundamental perusahaan pada 2021.
Baca Juga: Jasa Raharja Fasilitasi Silaturahmi Online Nataru
Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A Purwantono mengatakan, manajemen dan seluruh insan Jasa Raharja terus berkomitmen memberikan pelayana terbaik kepada masyarakat, melakukan inovasi transformasi digital, dan efisiensi. Ketiga langkah ini menjadi kunci bagi pertumbuhan perusahaan sekaligus menjadi pondasi pertumbuhan yang berkelanjutan.
"Dari sisi kualitas pelayanan santunan, Jasa Raharja menyerahkan total santunan sebesar Rp 2,41 triliun mengalami kenaikan 3,2% dibandingkan tahun 2020," jelas Rivan dalam keterangan resmi, Jumat (14/1/2022).
"Sementara dalam kecepatan penyerahan santunan meninggal dunia berhasil merealisasikan rata-rata kecepatan pemberian santunan secara nasional 1 hari 10 jam dan 15 menit 24 detik, sejak berkas diserahkan," jelasnya
Baca Juga: Semester I 2021, Jasa Raharja Catat Laba Rp 877,84 Miliar
Menurut Rivan, transformasi digital untuk peningkatan pelayanan terhadap masyarakat juga dilakukan melalui pengembangan aplikasi JRKu dan Sistem Verifikasi Rawatan (Sivera). Integrasi sistem pelayanan santunan dengan IRSMS Korlantas Polri, Sistem Kependudukan dan Catatan Sipil Ditjen Dukcapil, BPJS Kesehatan, Rumah Sakit dan perbankan.
Selain mempercepat kualitas pelayanan, Jasa Raharja sepanjang tahun lalu juga melakukan berbagai transformasi digital. Antara lain penerapan sistem DASI-JR, sistem keuangan ORACLE e-Business Suite untuk transaksi pendapatan, investasi, klaim dan lain-lain. Kemudian, sistem pelaporan manajemen risiko digital Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMR), tata kelola SDM melalui HRIS, MOVIS, tata persuratan digital SIAP-JR, dan PKBL Online.
Dengan berbagai langkah transformasi tersebut, Jasa Raharja berhasil membukukan kinerja tahun 2021 yang positif. Hal ini terlihat dari pertumbuhan laba bersih sebesar Rp1,64 triliun, meningkat 9,29% dari perolehan laba bersih tahun 2020. Dengan perolehan laba tersebut, Jasa Raharja menyumbang 65% lebih terhadap Holding Perasuransian dan Penjaminan (Indonesia Financial Group/IFG).
Baca Juga: Jasa Raharja Raih Penghargaan "The Best CSR of The Year 2021"
Nilai aset perusahaan juga berhasil tumbuh 2,47% sepanjang 2021, sementara itu nilai ekuitas (unaudited) tumbuh 2,28%. Rasio Risk Based Capital (RBC) perusahaan di atas 700%, jauh di atas ketentuan regulator sebesar 120%.
"Kondisi ini tentunya tidak membuat kami berpuas diri saat ini kami sedang terus mengembangkan fitur fitur dalam aplikasi JRku yang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam keselamatan transportasi," kata Rivan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
Melanjutkan Semangat Kartini, Jasa Raharja Hadirkan Harapan dan Pemberdayaan bagi Wanita Indonesia
EKONOMIBERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




