Maluku dan Papua Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, Ini Pemicunya
Senin, 7 Februari 2022 | 13:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2021 mencapai 3,69%.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2021 dinilai lebih baik dibandingkan capaian tahun 2020 yang mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,07%.
Baca Juga: Ekonomi 2021 Tumbuh 3,69%, Ini Sumber Pendorongnya
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyampaikan, struktur perekonomian Indonesia secara spasial selama 2021 masih didominasi kelompok provinsi di Pulau Jawa yang memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar 57,89% dengan pertumbuhan ekonomi 3,66%.
Selanjutnya Pulau Sumatera memberi kontribusi 21,70% dengan pertumbuhan 3,18%, Pulau Kalimantan berkontribusi 8,25% dengan pertumbuhan 3,18%, Pulau Sulawesi berkontribusi 6,89% dengan pertumbuhan 5,67%, Bali dan Nusa Tenggara berkontribusi 2,78% dengan pertumbuhan 0,07%. Lalu, Pulau Maluku dan Papua berkontribusi 2,49% dengan pertumbuhan tertinggi mencapai 10,09%.
"Pulau Maluku dan Papua ini meskipun share-nya hanya 2,49%, tetapi pada 2021 tumbuh 10,09%. Kalau kita lihat kenapa tumbuh cukup tinggi, karena terutama di Maluku Utara terjadi peningkatan aktivitas pertambangan bijih logam, khususnya produksi bijih nikel, bijih emas dan bijih perak," kata Margo Yuwono dalam konferensi pers pertumbuhan ekonomi 2021, Senin (7/2/2022).
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi 2021 Capai 3,69%
Sementara itu di Papua, pertumbuhan yang tinggi didorong oleh peningkatan aktivitas pertambahngan bijih logam, khususnya produksi tembaga dan emas, serta peningkatan aktivitas konstruksi untuk menunjang pelaksanaan PON (Pekan Olahraga Nasional) yang lalu di Papua.
Margo menambahkan, secara umum, PDB per Kapita Indonesia menunjukkan tren yang meningkat. Pada 2021 mencapai Rp 62,2 juta atau setara dengan US$ 4.349,5. Sebelumnya di 2020, PDP per Kapita Indonesia mencapai Rp 57,3 juta atau setara US$ 3.934,5.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




