ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Imbas Pandemi, PNBP dari Pemanfaatan Barang Milik Negara Terus Turun

Jumat, 18 Maret 2022 | 18:24 WIB
H
FH
Penulis: Herman | Editor: FER
Direktur Pengelolaan kekayaan Negara dan Sistem Informasi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Purnama T Sianturi dalam acara Bincang Bareng DJKN secara daring, 18 Maret 2022.
 
Direktur Pengelolaan kekayaan Negara dan Sistem Informasi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Purnama T Sianturi dalam acara Bincang Bareng DJKN secara daring, 18 Maret 2022.   (Beritasatu Photo/Herman)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun 2020 (audited) menyebutkan, jumlah aset per 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 11.098,67 triliun, di antaranya Barang Milik Negara (BMN) berupa aset tetap sebesar Rp 5.976,01 triliun.

Selain digunakan sebagai penunjang tugas dan fungsi aparatur negara, BMN juga dapat dimanfaatkan untuk menambah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Penerimaan Negara Mulai Membaik

Direktur Pengelolaan kekayaan Negara dan Sistem Informasi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Purnama T Sianturi memaparkan, sampai dengan 31 Desember 2021, nilai PNBP yang berasal dari pemanfaatan BMN sebesar Rp 505 miliar (tahun 2017), Rp 1.570 miliar (tahun 2018), Rp 522 miliar (tahun 2019), Rp 423 miliar (tahun 2020), Rp 366 miliar (tahun 2021).

ADVERTISEMENT

Dijelaskan Purnama, penurunan PNBP dari BMN dalam dua tahun terakhir terjadi karena dampak pandemi Covid-19, di mana terjadi pembatasan kegiatan masyarakat, sehingga pemanfaatannya pun menjadi kurang optimal.

"Kenapa semakin menurun? Sama-sama kita ketahui bahwa terdapat pandemi Covid-19 yang berakibat pada terganggunya bisnis dan perekonomian. Namun ke depan, tentunya ini akan semakin berkembang," kata Purnama Sianturi dalam acara Bincang Bareng DJKN secara daring, Jumat (18/3/2022).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kejagung Setor Rp 11,42 T ke Negara, Purbaya: Bisa Tambal Defisit APBN

Kejagung Setor Rp 11,42 T ke Negara, Purbaya: Bisa Tambal Defisit APBN

EKONOMI
Purbaya Sebut Defisit APBN Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

Purbaya Sebut Defisit APBN Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

EKONOMI
Kementerian ESDM Prediksi Harga Nikel Bakal Stabil di US$ 19.000

Kementerian ESDM Prediksi Harga Nikel Bakal Stabil di US$ 19.000

EKONOMI
PNBP Migas Turun Tak Capai Target, Bahlil: Harga Komoditas Lagi Turun

PNBP Migas Turun Tak Capai Target, Bahlil: Harga Komoditas Lagi Turun

EKONOMI
Defisit Melebar, Penerimaan Tertekan Penurunan ICP dan PNBP Energi

Defisit Melebar, Penerimaan Tertekan Penurunan ICP dan PNBP Energi

EKONOMI
Menghadap Prabowo, Bahlil Bahas Capaian PNBP dan Lifting Minyak

Menghadap Prabowo, Bahlil Bahas Capaian PNBP dan Lifting Minyak

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon