Menkominfo Ajak UNCTAD Kembangkan Tata Kelola Data Global
Senin, 25 April 2022 | 23:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengapresiasi inisiatif United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) membahas ide tentang data dan digitalisasi untuk pembangunan ekonomi sosial. Johnny mengajak kerja sama internasional untuk transformasi digital yang lebih inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan sehingga menumbuhkan kesadaran global akan tata kelola data global.
"Kami berharap pembahasan ini dapat membawa dampak positif seperti perdagangan internasional yang pesat dan pertumbuhan ekonomi sosial," ujar Johnny dalam sesi "High Level Dialogue: Towards Digital and Data Governance for All UNCTAD e-Commerce Week" secara virtual dari Jakarta, Senin (25/4/2022).
Johnny mengatakan kemajuan dan implementasi transformasi digital di Indonesia, masih mengalami sejumlah tantangan. Menurutnya, padahal transformasi digital dapat mempercepat pertumbuhan di banyak sektor.
Baca Juga: Kemenkominfo Siap Berikan Pendampingan Kota Cerdas
"Isu kesenjangan digital tetap ada. Hal ini dapat memberikan dampak berupa pemerataan akses konektivitas, lamanya konsensus global tentang regulasi data, serta sumber keterampilan digital dan literasi digital yang diperlukan untuk memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab, dan produktif," katanya.
Johnny pun menekankan soal penting pembahasan mengenai konektivitas jaringan fisik dan interkonektivitas sosial, serta keamanan digital. Menurutnya, hal tersebut harus menjadi perhatian agar menemukan pendekatan tata kelola inovatif guna mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan serta.
Selain itu, dia mengatakan pembahasan tersebut akan mengurangi risiko fragmentasi lebih lanjut akibat teknologi internet. "Dengan membahas berbagai pandangan pada pertemuan ini, Indonesia berharap para anggota dapat berdiskusi lebih lanjut dan dapat mengidentifikasi bidang-bidang baru yang dapat disepakati oleh negara-negara tersebut," ungkapnya.
Johnny menyatakan Indonesia juga mengajak global knowledge partners, termasuk UNCTAD, untuk mengembangkan kerangka kerja komprehensif yang memfasilitasi dialog multi stakeholders, termasuk tentang tata kelola data global.
"Dialog kolaboratif ini diperlukan untuk mengumpulkan pandangan pemangku kepentingan tentang penerapan prinsip aliran data dan mendukung aliran data lintas batas yang lebih tepercaya dengan lebih menyoroti berbagai aspek dari masalah ini," imbuhnya.
Menurut Johnny, pemerintah telah berkomitmen secara konstruktif untuk berkontribusi dalam pembahasan data free-flow with trust dan cross-border data flow sebagai katalisator dalam berbagai pertemuan organisasi internasional.
Baca Juga: Menkominfo: IKN Adalah Langkah Presiden Jokowi Kikis Kesenjangan
"Dalam Presidensi G20 Indonesia tahun 2022, terutama dalam pertemuan Digital Economy Working Group dan Digital Economy Minister Meeting, pembahasan itu akan didorong lebih intensif. Saya berharap diskusi pada hari ini dapat bermanfaat dan memperkaya pembahasan," pungkas Johnny.
UNCTAD e-Commerce Week merupakan forum untuk membahas peluang dan tantangan pembangunan yang terkait dengan ekonomi digital. Dialog tingkat tinggi yang diselenggarakan UNCTAD berlangsung secara virtual dari tanggal 25-29 April 2022. Lewat dialog itu, UNCTAD mendengarkan perspektif dari pemerintah dan pemimpin bisnis, dan pemikir mengenai cara memastikan agar lonjakan data digital membawa manfaat bagi masyarakat.
Dalam forum itu, hadir UNCTAD Secretary-General Rebeca Grynspan; 76th Session of the United Nations General Assembly President H.E. Abdulla Shahid; Barbados Prime Minister H.E. Mia Amor Mottley; African Union (AU) Commissioner for Infrastructure and Energy H.E. Amani Mohamed Naguib Abouzeid; Author World Wide Waste & Consultant Customer Carewords Gerry McGovern; Google Vice President and Chief Internet Evangelist Vintont Cerf; CEO Proton AG Andy Yen; CEO Rogrand Xiaofei Yao; dan BBC Senior Broadcast Journalist Peter Okwoche.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




