ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wow! 100 Perusahaan Akan Galang Dana di BEI Senilai Rp 84 T

Selasa, 7 Juni 2022 | 06:41 WIB
MF
WP
Penulis: Muhamad Ghafur Fadillah | Editor: WBP
Pengunjung mendokumentasikan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta.
Pengunjung mendokumentasikan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 106 perusahaan berencana melakukan menggalang dana (fundraising) di pasar modal melalui penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO), right issue dan obligasi senilai total Rp 84 triliun.

"Hingga 6 Juni 2022 terdapat 43 perusahaan yang telah masuk dalam pipeline pencatatan saham (IPO) BEI dengan total dana yang direncanakan Rp 14,1 triliun," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Nyoman Gede Yetna kepada media, Senin (6/6/2022).

Baca Juga: 95 Emiten BEI Belum Kirim Laporan Keuangan, Ini Daftarnya!

Secara terinci 43 perusahaan ini berasal dari berbagai sektor yakni tiga perusahaan dari sektor basic materials, tiga perusahaan dari sektor industrials, empat perusahaan dari sektor transportation & logistic, sembilan perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, delapan perusahaan dari sektor consumer cyclicals, dua perusahaan dari sektor technology, dua perusahaan dari sektor healthcare, tiga perusahaan dari sektor energi, empat perusahaan dari sektor properties & real estate dan lima perusahaan dari sektor infrastructures.

ADVERTISEMENT

Sedangkan untuk right issue, sampai 3 Juni 2022 terdapat 33 perusahaan dengan perkiraan dana yang akan dihimpun sebesar Rp 25,2 triliun.

Baca Juga: Dua Perusahaan Asal Sumut Siap Listing di BEI Tahun Ini

Adapun, pipeline pencatatan efek bersifat utang dan sukuk di BEI terdapat 36 emisi yang rencananya akan diterbitkan oleh 30 perusahaan dengan perkiraan total dana yang akan dihimpun Rp 44,9 triliun. Perinciannya 17 perusahaan dari sektor financials, tiga perusahaan dari sektor infrastructures, satu perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, dua perusahaan dari sektor properties & real estate, tiga perusahaan dari sektor industrials, dua perusahaan dari sektor basic materials, satu perusahaan dari sektor transportation & logistic dan satu perusahaan dari sektor energi.

"Sampai 3 Juni 2022, jumlah perusahaan maupun nilai fundraising yang berada pada pipeline pencatatan saham, efek bersifat utang dan sukuk mengalami peningkatan secara rata-rata sekitar 50% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya," jelasnya.

Berdasarkan catatan BEI, pada 3 Juni 2022, jumlah perusahaan yang berada pada pipeline pencatatan saham merupakan yang tertinggi dalam 3 tahun terakhir.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

IHSG Sepekan Menguat Tipis 0,18 Persen, Transaksi Bursa Justru Menguat

IHSG Sepekan Menguat Tipis 0,18 Persen, Transaksi Bursa Justru Menguat

EKONOMI
BEI: 11 Perusahaan Besar Siap IPO, Total Antrean 15 Emiten

BEI: 11 Perusahaan Besar Siap IPO, Total Antrean 15 Emiten

EKONOMI
BEI Tegaskan Dialog dengan MSCI Positif, Risiko Downgrade Mereda

BEI Tegaskan Dialog dengan MSCI Positif, Risiko Downgrade Mereda

EKONOMI
Menanti Validasi MSCI, Reformasi Pasar Modal RI Masih Dievaluasi

Menanti Validasi MSCI, Reformasi Pasar Modal RI Masih Dievaluasi

EKONOMI
BEI Pastikan Komunikasi Intensif dengan Investor dan Indeks Global

BEI Pastikan Komunikasi Intensif dengan Investor dan Indeks Global

EKONOMI
MSCI Resmi Umumkan Evaluasi Saham RI, Ini Keputusan Lengkapnya

MSCI Resmi Umumkan Evaluasi Saham RI, Ini Keputusan Lengkapnya

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon