Meski Pandemi Kinerja BEI Tetap Cemerlang, Laba Melonjak 80%
Rabu, 29 Juni 2022 | 15:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil tutup tahun 2021 dengan kinerja positif. Laba bersih BEI tahun berjalan sebesar Rp 881,41 miliar di tahun 2021 atau tumbuh 80,8% dari tahun 2020. Pendapatan usaha BEI sebesar Rp 2,29 triliun atau meningkat 41% dari pendapatan usaha pada tahun 2020, yakni Rp 1,62 triliun.
"Secara keseluruhan, jumlah total pendapatan BEI adalah sebesar Rp 2,63 triliun atau meningkat 36,8% dari tahun 2020, yakni Rp 1,92 triliun," demikian keterangan BEI Rabu (29/6/2022).
Jumlah beban BEI pada tahun 2021 adalah sebesar Rp 1,52 triliun atau naik 18,8% dari tahun 2020. Di sisi lain, BEI membukukan nilai total aset sebesar Rp9,45 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 6,9% dari tahun 2020 dan total kewajiban (liabilitas) sebesar Rp 3,45 triliun atau menurun 7,4 % dari tahun 2020.
Baca Juga: IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,25%
Terakhir, total ekuitas BEI pada tahun 2021 adalah sebesar Rp5,99 triliun atau mengalami kenaikan 17,4% dari tahun 2020.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai posisi 6.581,5 atau naik 10,1%, setelah mengalami penurunan pada masa pandemi tahun 2020.
"Total nilai kapitalisasi pasar saham pada akhir tahun 2021 tercatat sebesar Rp 8.255,62 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 18,4% secara tahunan,"
Dari segi likuiditas perdagangan efek saham, Rata-Rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) saham tahun 2021 juga mengalami kenaikan sebesar 45,2 % dengan nilai mencapai Rp 13,4 triliun. Pada tahun 2021, rerata frekuensi perdagangan harian saham mengalami kenaikan sebesar 91,1 % secara tahunan menjadi 1,29 juta transaksi per hari. "Frekuensi perdagangan harian saham mampu menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah BEI, yaitu 2.141.575 kali transaksi pada tanggal 9 Agustus 2021," kata BEI.
Baca Juga: IHSG Dibuka Melemah Seiring Koreksi di Wall Street dan Asia
Selain itu, rerata volume perdagangan harian saham juga mengalami kenaikan sebesar 81,4% secara tahunan menjadi 20,6 miliar saham per hari. Adapun pada tahun 2021, volume perdagangan harian saham menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah BEI, yaitu 50.982.543.199 saham pada tanggal 9 November 2021.
Dari sisi perusahaan tercatat, aktivitas jumlah pencatatan efek baru saham masih bertumbuh secara positif. BEI mampu mencatatkan 54 perusahaan tercatat baru dengan fund raised mencapai Rp 62,61 triliun yang merupakan nilai fund raised tertinggi sepanjang sejarah BEI. Hal ini mengantarkan jumlah perusahaan tercatat di BEI mencapai 766 pada akhir tahun 2021.
Dari segi pengembangan investor, pada tahun 2021 total jumlah investor di pasar modal Indonesia mencapai 7,49 juta, atau mengalami pertumbuhan sebesar 93,0 % secara tahunan. Sementara pada periode yang sama, investor saham telah mencapai 3,45 juta investor atau naik 103,6 % secara tahunan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




