Berantas Mafia Tanah, BPN Diminta Benahi Sistem Internal
Sabtu, 16 Juli 2022 | 16:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus menegaskan pentingnya pembenahan internal di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Menurut Guspardi, persoalan mafia tanah yang marak terjadi pintu masuknya adalah BPN. Karenanya, pembenahan di sistem internal harus dilakukan.
"Mafia tanah itu sesuatu yang gampang untuk diselidiki, untuk ditangkap, untuk diproses. Mafia tanah itu tentu pintu masuknya adalah BPN dulu. Kalau BPN betul-betul bekerja secara profesional, melihat data dan fakta terhadap persyaratan yang diberikan, tentu mafia tanah tidak akan terjadi," kata Guspardi dalam diskusi bertajuk "Mafia Tanah Bikin Gerah" di Jakarta, Sabtu (16/7/2022).
Baca Juga: Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir, BRI Dukung Kepolisian
"Jadi pintu masuknya semuanya, terjadi duplikasi sertifikat, terjadi sengketa, terjadi mafia dan lain sebagainya, itu semuanya ditentukan oleh alas hukum, yaitu sertifikat. Kalau sertifikatnya jelas, orang tidak akan berani masuk," tambahnya.
Guspardi juga melihat pentingnya pembenahan birokrasi. Pasalnya selama ini masyarakat kerap mengalami kesulitan dalam mengakses layanan pertanahan.
"Walaupun sekarang ini sudah ada istilahnya pelayanan satu pintu, tetapi orang masih kesulitan, berhubungan dengan ATR/BPN tetap saja ada masalah, ada birokrasi. Ini adalah oknum. Tetapi oknum itu hanya satu-dua tempat di kabupaten/kota. Hampir menyeluruh kami dapati, birokrasi ini harus dibenahi juga oleh pak menteri," kata Guspardi.
Baca Juga: Sindikat Mafia Tanah, Polisi Kembali Ciduk 3 Pejabat BPN
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




