Logo BeritaSatu

2023, BAKTI Kominfo Luncurkan 2 Satelit

Minggu, 14 Agustus 2022 | 07:05 WIB
Oleh : Aditya Laksmana Yudha / ALD

Manggarai Barat, Beritasatu.com – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo akan meluncurkan dua satelit pada 2023. Kedua satelit itu, menurut rencana akan diluncurkan ke orbit dengan menggunakan roket SpaceX milik Elon Musk, dari Florida AS, pada Mei dan September 2023.

Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Achmad Latif menjelaskan, peluncuran dua satelit itu merupakan bagian dari percepatan transformasi digital di Tanah Air, yang pembangunan infrastrukturnya dimandatkan kepada BAKTI Kominfo. “Jadi mulai tahun depan, dengan adanya satelit kita memiliki akses internet yang lebih baik, karena kapasitasnya semakin besar, namun dengan harga yang jauh lebih murah,” ujarnya dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa, di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Sabtu (13/8/2022).

Anang menjelaskan, dua satelit yang akan diluncurkan tersebut masing-masing diproduksi di Los Angeles, AS, dan satu lagi diproduksi di Cannes, Prancis. “Keduanya nanti dibawa ke Florida, untuk diluncurkan menggunakan roket SpaceX,” tambahnya.

Menunrut rencana, satelit pertama diluncurkan pada Mei 2022, dan yang kedua pada September 2022. Satelit yang diluncurkan pertama adalah satelit cadangan atau hot backup satellite (HBS). Satelit ini memiliki kapasitas 160 giga byte per second (Gbps). Dari jumlah itu, 80 Gbps dimiliki pemerintah, dan 80 Gbps sisanya untuk swasta. “Meskipun sifatnya cadangan, satelit ini langsung beroperasi begitu mengorbit sehingga langsung melayani masyarakat,” ujar Anang.

Sedangkan yang diluncurkan pada September adalah satelit utama yang diberi nama Satria 1. Satelit Satria 1 memiliki kapasitas 150 Gbps yang sepenuhnya milik pemerintah.

Dengan kehadiran keduanya, jelas Anang, biaya yang dibutuhkan jauh lebih murah. Saat ini, harga bandwidth yang dihasilkan rata-rata US$ 400 per Mbps per bulan. “Dengan satelit Satria nanti, biaya yang dihasilkan hanya US$ 60 Mbps per bulan. Jadi efisiensi 6 kali lebih murah,” jelasnya.

Dia membandingkan, untuk menambah kapasitas bandwidth di semua titik base transceiver station (BTS) wilayah Labuan Bajo diperlukan biaya Rp 60 miliar per bulan. “Belum jika lokasi lain jika ada permintaan penambahan bandwidth tentu biayanya lebih besar. Tetapi dengan satelit nanti, kita hanya mengeluarkan Rp 10 miliar. Jadi sangat murah,” katanya.

Anang mengungkapkan, investasi untuk kedua satelit tersebut Rp 14 triliun. Biaya sebanyak itu sepenuhnya ditanggung swasta, yakni oleh PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN). Sebab, pemerintah menggunakan skema kerja sama pemerintah-badan usaha dalam pengadaan satelit ini.

“Jadi dari produksi sampai peluncuran sampai ke orbit hingga beroperasi, negara belum mengeluarkan uang. Swasta melalui PSN yang membiayai seluruhnya. Setelah beroperasi baru negara membayar pengembalian investasi ke PSN selama 15 tahun. Jadi risiko di pemerintah sangat kecil,” kata Anang. *



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bank BJB Kini Tangani Nasabah Dana Pensiun Kimia Farma

Bank BJB bersama Dana Pensiun (Dapen) Kimia Farma kini menangani pembayaran manfaat pensiun bagi pensiunan Kimia Farma.

EKONOMI | 25 September 2022

Hingga Agustus, Produksi Migas PHE Capai 963.000 BOEPD

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) hingga Agustus 2022 mencatat realisasi produksi minyak dan gas (migas) mencapai 963.000 barel setara minyak per hari.

EKONOMI | 25 September 2022

Bank BJB Bangun Sinergitas Dukung Ketahanan Pangan Nasional

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau bank bjb mendukung program ketahanan pangan nasional.

EKONOMI | 25 September 2022

Dituduh Rasis, McDonald's Dituntut Rp 150 Triliun

Raksasa makanan cepat saji McDonald's menghadapi tuntutan US$ 10 miliar (Rp 150 triliun) karena dituduh bersikap rasis dalam beriklan.

EKONOMI | 25 September 2022

Harga Tiket Pesawat Diprediksi Akan Naik Lebih Tinggi

Harga tiket pesawat diperkirakan akan naik lebih tinggi. Industri transportasi udara menghadapi kenaikan biaya bahan bakar jet dan masalah keuangan

EKONOMI | 25 September 2022

Supersibuk, Elon Musk Punya 27 Tangan Kanan di Tesla

CEO Tesla Elon Musk disebut memiliki 27 orang deputi di Tesla yang melapor langsung ke dirinya. Ini belum termasuk eksekutif di SpaceX dan Boring Co.

EKONOMI | 25 September 2022

Era Inflasi Tinggi, Ini Respons Suku Bunga Bank Sentral Dunia

Inflasi di AS mencapai 8,3%, Inggris mencapai 9,9%, tetapi kedua negara ini tidak seberapa dibanding Turki yang ada di kisaran 80%.

EKONOMI | 25 September 2022

Info Loker, Freeport Buka 4 Lowongan Kerja di Jawa Timur

PT Freeport Indonesia (PTFI) membuka empat lowongan kerja bagi sarjana teknik untuk proyek smelter Manyar di Jawa Timur.

EKONOMI | 25 September 2022

PPM Manajemen Paparkan Kesiapan Menyambut Datangnya Generasi Z

PPM Manajemen menyelenggarakan customer gathering untuk menjamin para rekanannya yang berasal dari berbagai perusahaan BUMN, pemerintahan dan swasta.

EKONOMI | 24 September 2022

Peran PNM Lakukan Pendampingan Nasabah Mekaar Diapresiasi

Pendampingan yang dilakukan PNM terhadap nasabah Mekaar terkait literasi keuangan mendapatkan apresiasi dari Menteri Koperasi dan UKM serta Gubernur Sulut.

EKONOMI | 24 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Relawan Perkuat Dukungan Warga Jakarta untuk Erick Thohir Presiden 2024

Relawan Perkuat Dukungan Warga Jakarta untuk Erick Thohir Presiden 2024

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings