ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dana Kelolaan BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp 603 Triliun

Kamis, 8 September 2022 | 19:54 WIB
PA
WP
Penulis: Prisma Ardianto | Editor: WBP
BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek meluncurkan Gerakan Nasional SERTAKAN lewat fitur terbaru di JMO, digelar secara luring di Plaza BP Jamsostek, Jakarta, Kamis 8 September 2022.
BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek meluncurkan Gerakan Nasional SERTAKAN lewat fitur terbaru di JMO, digelar secara luring di Plaza BP Jamsostek, Jakarta, Kamis 8 September 2022. (BeritaSatu Photo/Prisma Ardianto)

Dengan komposisi penempatan investasi saat ini, BPJS Ketenagakerjaan disebut telah mampu membukukan YoI mencapai 6,8% pada Agustus 2022. Edwin memaparkan bahwa target bulanan masih dalam jalur yang tepat dan dipercaya akan berlanjut sampai akhir tahun ini.

Baca Juga: BP Jamsostek Tingkatkan Produktivitas Pekerja Lewat Gerakan Sejuta Langkah

"Sekarang sudah sekitar 6,8% ya kita punya realize gain di bulan agustus. Kita akan kejar sampai 7% walaupun targetnya 6,5%. Jauh dari deposito seperti kita ketahui misalnya himbara mungkin 2,75 hingga 3%. Kalau di BPD akan lebih tinggi 3,25 hingga 3,5%," tandas Edwin.

Gerakan Nasional SERTAKAN
Di sisi lain, BP Jamsostek menginisiasi gerakan nasional bernama Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda "SERTAKAN". Melalui gerakan ini, seluruh pekerja formal atau Penerima Upah (PU) diajak untuk turut peduli terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan para pekerja BPU yang ada di sekitar mereka, melalui pendaftaran dan pembayaran iuran di Jamsostek Mobile (JMO).

ADVERTISEMENT

"Inovasi yang kami lakukan merupakan jawaban atas kebutuhan para peserta yang selama ini peduli terhadap perlindungan dan kesejahteraan para pekerja BPU di dekat mereka, seperti asisten rumah tangga (ART), sopir pribadi atau bahkan tukang roti langganan," terang Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo.

Selain pembaharuan di fitur pendaftaran, Anggoro menambahkan bahwa transaksi pembayaran iuran kini juga lebih cepat dan lengkap dengan beragam pilihan e-wallet dan kanal perbankan yang terintegrasi. Tak hanya itu saat ini juga tersedia pilihan autodebet yang semakin memberikan kemudahan bagi peserta.

"Ayo sejahterakan pekerja sekitar anda, karena dengan semakin banyak peserta yang turut serta dalam gerakan nasional ini, maka universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan dapat segera tercapai sehingga kesejahteraan bagi seluruh pekerja Indonesia dapat segera terwujud," tandas Anggoro.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menaker Ingin Jaminan Sosial Juga Cakup Pekerja Informal

Menaker Ingin Jaminan Sosial Juga Cakup Pekerja Informal

NASIONAL
BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Rp 1,2 T Santunan di Tangerang

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Rp 1,2 T Santunan di Tangerang

BANTEN
BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Layanan Tak Turun meski Ada Diskon Iuran

BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Layanan Tak Turun meski Ada Diskon Iuran

EKONOMI
BPJS Ketenagakerjaan Beri Diskon Iuran 50 Persen ke Sektor Informal

BPJS Ketenagakerjaan Beri Diskon Iuran 50 Persen ke Sektor Informal

EKONOMI
OJK: Aset Asuransi Tembus Rp 1.219 T, Kinerja PPDP Stabil

OJK: Aset Asuransi Tembus Rp 1.219 T, Kinerja PPDP Stabil

EKONOMI
Ratusan Karyawan PT Pakerin Blokir Gerbang Pabrik di Mojokerto

Ratusan Karyawan PT Pakerin Blokir Gerbang Pabrik di Mojokerto

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon