ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hingga Agustus, LPEI Biayai 224 UMKM Orientasi Ekspor

Jumat, 9 September 2022 | 18:42 WIB
LO
WP
Penulis: Lona Olavia | Editor: WBP
Ilustrasi peti kemas untuk ekspor dan impor.
Ilustrasi peti kemas untuk ekspor dan impor. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritsatu.com - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank yang merupakan Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hingga Agustus 2022, menyalurkan pembiayaan pada 224 pelaku usaha khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berorientasi ekspor.

"LPEI berkomitmen meningkatkan kapasitas UMKM menembus pasar ekspor dengan layanan satu pintu mulai pelatihan, pendampingan, pembiayaan dan asuransi. Dengan seluruh layanan tersebut diharapkan UMKM nasional bisa bersaing di pasar global," ujar Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI Gerald S. Grisanto, dikutip Jumat (9/9/2022).

Baca Juga: Menkeu Minta LPEI Genjot Dorong Ekspor Nasional, Caranya?

Dia mengatakan LPEI turut serta dalam mendukung upaya pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui layanan finansial dan non-finansial kepada UMKM berorientasi ekspor.

ADVERTISEMENT

Langkah LPEI juga mempermudah UMKM memperluas pasar ekspor melalui kegiatan business matching sebanyak lima kali berkolaborasi dengan FTA Center-Export Center Kementerian Perdagangan di Canberra (Australia), Jeddah, (Arab Saudi), Lagos (Nigeria), Busan (Korea Selatan) dan London (Inggris)

Sebagai negara yang kaya dengan sumber daya alam, Indonesia memiliki potensi ekspor yang besar. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, total ekspor Indonesia tahun 2021 mencapai US$ 231,6 miliar, naik 41,92% dibandingkan 2020 sebesar US$ 163,2 miliar. Sementara secara kumulatif Januari-Juli 2022, total ekspor Indonesia berhasil menembus US$ 166,7 miliar atau tumbuh 36,3% dari periode yang 2021 (year on year/yoy).

Baca Juga: Teten Dorong Swasta Bangun UMKM Hijau Masuk Rantai Global

Tiga provinsi yang memberikan sumbangan terbesar terhadap ekspor nasional pada Januari-Juli 2022 adalah Jawa Barat (US$ 22,53 miliar atau setara 13,52%), Kalimantan Timur (US$ 19,67 miliar atau setara 11,80%) dan Jawa Timur (US$ 14,86 miliar atau setara 8,92%).



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

EKONOMI
LPEI Bidik Pembiayaan Ekspor Rp 40 Triliun pada 2026

LPEI Bidik Pembiayaan Ekspor Rp 40 Triliun pada 2026

EKONOMI
HIMKI Usul Bunga Ekspor 6 Persen lewat LPEI demi Jaga 2,1 Juta Buruh

HIMKI Usul Bunga Ekspor 6 Persen lewat LPEI demi Jaga 2,1 Juta Buruh

EKONOMI
Kadin Usul Insentif Furnitur, Purbaya Buka Opsi lewat LPEI

Kadin Usul Insentif Furnitur, Purbaya Buka Opsi lewat LPEI

EKONOMI
Indonesia Eximbank Dorong Potensi Ekspor Kemiri Nusa Tenggara Barat

Indonesia Eximbank Dorong Potensi Ekspor Kemiri Nusa Tenggara Barat

EKONOMI
KPK Beberkan 90 Persen Pembiayaan LPEI Diselewengkan Petro Energy

KPK Beberkan 90 Persen Pembiayaan LPEI Diselewengkan Petro Energy

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon