Punya Bonus Demografi, ASEAN Bisa Jadi Pusat Pertumbuhan Dunia
Rabu, 10 Mei 2023 | 14:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bonus demografi yang dimiliki negara anggota ASEAN merupakan salah satu modal kuat untuk menjadikan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan dunia. Karenanya, peran generasi muda harus ditingkatkan. Hal ini ditegaskan Jokowi dalam agenda ASEAN Leaders’ Interface with Youth di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (10/5/2023) siang.
"ASEAN punya modal kuat untuk mencapainya, ekonomi yang tumbuh jauh di atas rerata dunia, kestabilan kawasan yang terjaga, dan tentu saja karena 34% populasi ASEAN adalah pemuda ," kata Jokowi.
Jokowi berharap modal kuat ini dapat dimanfaatkan oleh generasi muda ASEAN dengan merumuskan langkah-langkah terbaik untuk memaksimalkan potensi bonus demografi. Jokowi juga mengaku senang dapat memiliki kesempatan untuk bertemu calon pemimpin masa depan yang memiliki ide kreatif dan inovatif untuk memajukan kawasan dalam rangkaian KTT ASEAN.
"Kami berharap peran besar generasi muda ASEAN untuk keberlangsungan Asia Tenggara sebagai kawasan stabil dan damai," tambah Jokowi.
Sebelumnya, Jokowi membuka sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN Ke-42 dengan menyambut ketibaan 10 kepala negara anggota ASEAN di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Dalam sambutannya, Jokowi mengaku optimistis dengan kemampuan ASEAN menjadi pusat pertumbuhan, asalkan negara-negara anggota ASEAN tetap mengutamakan persatuan.
Jokowi mengawali sambutannnya dengan mengungkapkan fakta bahwa saat ini ekonomi global belum sepenuhnya pulih setelah terkena dampak pandemi Covid-19 dan tensi geopolitik. Jokowi menyebut kondisi yang tidak terprediksi ini membuat rivalitas antaranegara menjadi semakin tajam.
Kemudian, Jokowi akan memimpin empat pertemuan yang dihadiri oleh pemimpin negara anggota ASEAN. Pertemuan tersebut di antaranya KTT dalam format pleno, pertemuan tatap muka dengan parliament, pertemuan dengan para pemuda, dan pertemuan dengan para pebisnis.
Sementara untuk tanggal 11 Mei 2023, akan ada tiga pertemuan yang diselenggarakan yaitu KTT dalam bentuk retreat, dua pertemuan sub regional yakni IMT-GT antara Indonesia, Malaysia, Thailand, serta BIMP-EAGA antara Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Filipina.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




