ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hamas Terima Resolusi Gaza DK PBB, Tinggal AS Harus Memastikan Israel Patuh

Selasa, 11 Juni 2024 | 18:59 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Tentara Israel memeriksa truk Mesir yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza, di Penyeberangan Kerem Shalom di Israel selatan pada 22 Desember 2023.
Tentara Israel memeriksa truk Mesir yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza, di Penyeberangan Kerem Shalom di Israel selatan pada 22 Desember 2023. (AP/AP)

Kairo, Beritasatu.com – Kelompok milisi Palestina Hamas menerima resolusi gencatan senjata Dewan Keamanan (DK) PBB terbaru, dan siap untuk bernegosiasi mengenai perinciannya. Hal ini diungkapkan pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri, pada hari Selasa (11/6/2024).

Ia menyatakan, setelah pihaknya menerima resolusi tersebut, kini bola berada di pihak AS untuk memastikan Israel mematuhi resolusi tersebut.

Hamas menerima resolusi dewan keamanan PBB yang terkait dengan gencatan senjata, penarikan pasukan Israel, dan pertukaran sandera dengan tahanan yang ditahan oleh Israel.

ADVERTISEMENT

“Pemerintah AS menghadapi ujian nyata dalam menjalankan komitmennya dalam memaksa pendudukan untuk segera mengakhiri perang dalam implementasi resolusi Dewan Keamanan PBB,” kata Abu Zuhri.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pada hari Selasa bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menegaskan kembali komitmennya terhadap proposal gencatan senjata Gaza selama pertemuan mereka di Yerusalem.

“Saya bertemu dengan Perdana Menteri Netanyahu tadi malam dan dia menegaskan kembali komitmennya terhadap proposal tersebut,” kata Blinken.

Ia menambahkan bahwa respons Hamas terhadap resolusi gencatan senjata yang dirancang AS adalah tanda penuh harapan. “Ini adalah tanda harapan, seperti pernyataan yang dikeluarkan setelah presiden (Joe Biden) menyampaikan usulannya 10 hari lalu yang penuh harapan,” ujarnya.

Pada Senin malam, Hamas mengatakan pihaknya menyambut baik keputusan Dewan Keamanan PBB untuk mengadopsi resolusi yang mendukung rencana gencatan senjata.

Namun kelompok milisi Palestina, yang terlibat dalam pertempuran sengit dengan militer Israel di Gaza, bersikeras bahwa tuntutan mereka harus dipenuhi, termasuk gencatan senjata permanen di Gaza, dan penarikan total pasukan Israel dari wilayah tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Resolusi DK PBB Terkait Selat Hormuz Dipersoalkan China

Resolusi DK PBB Terkait Selat Hormuz Dipersoalkan China

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon